ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

ejournal.ppb.ac.id

depo 10k depo 10k
bola

Timnas Futsal Indonesia Tampilkan Kekuatan Mental di Piala AFF 2026

Timnas Futsal Indonesia memasuki Piala AFF Futsal 2026 dengan semangat regenerasi yang kuat, menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah satu-satunya tujuan dalam turnamen ini.

Ajang kompetisi yang berlangsung di Nonthaburi Hall, Thailand, ini menjadi titik awal bagi para pemain baru yang menghiasi skuad Garuda. Sebagian besar dari mereka merupakan talenta segar yang muncul dari Profesional Futsal League (PFL), menandakan komitmen serius untuk membangun kekuatan tim yang berkelanjutan.

Namun, di tengah semangat pembaruan tersebut, tim pelatih dihadapkan pada tantangan signifikan: waktu persiapan yang sangat terbatas. Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka mengakui situasi ini.

“Hal yang paling sulit adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan total waktu latihan hanya 10 jam dan mayoritas pemain baru, ini menjadi tantangan besar,” jelas Hector.

Kondisi ini membuat proses adaptasi menjadi lebih mendesak. Meskipun demikian, Hector menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada kualitas individu pemain, melainkan pada waktu yang sangat terbatas untuk persiapan. Ia percaya bahwa standar kompetisi di PFL sudah cukup baik untuk membekali pemain bersaing di tingkat Asia Tenggara.

“Permasalahan terbesar kami adalah waktu, bukan kualitas pemain. Saya yakin mereka semua adalah pemain yang memiliki kemampuan baik di level Asia Tenggara,” tambahnya.

Dengan waktu yang sempit, perhatian utama tim pelatih adalah memastikan para pemain baru dapat memahami identitas permainan Timnas Futsal Indonesia. Sistem permainan yang telah dibangun dalam satu setengah tahun bersama skuad senior harus dapat disampaikan dalam waktu yang singkat.

“Masalah yang paling krusial bagi kami adalah mengingat sistem dan rincian yang telah kami kembangkan bersama skuad senior selama satu setengah tahun,” ungkap Hector.

“Ini adalah saat yang tepat untuk mengenalkan pemain baru. Jika mereka mampu menjaga identitas permainan kami dan mengenali bagaimana cara tim nasional Indonesia seharusnya bermain, itu sudah lebih dari cukup,” jelasnya.

Hector menyadari bahwa dalam kondisi seperti ini, kesalahan kecil di lapangan hampir tidak bisa dihindari. Namun, ia memandang hal tersebut sebagai bagian dari proses yang harus dilalui.

“Tapi itu bukan masalah besar. Kami datang ke sini untuk memberikan pengalaman kompetisi kepada para pemain. Kami berada dalam fase evolusi dan harus terus berkembang, dan fokus kami adalah pada hal itu,” tutup Hector.

➡️ Baca Juga: Kasus Vape Narkoba, Pemerintah Harus Tingkatkan Sistem Pengawasan Secara Efektif

➡️ Baca Juga: Arema FC Kalah di Markas Bhayangkara, Marcos Santos Kritik Kepemimpinan Wasit Asing

Related Articles

Back to top button