Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
berita

Ribuan Mantan Suami di Surabaya Terblokir Dukcapil karena Tunggakan Nafkah

Pemerintah Kota Surabaya telah mengambil langkah tegas dengan menangguhkan layanan kependudukan bagi sejumlah mantan suami yang tidak memenuhi kewajiban nafkah setelah perceraian. Kebijakan ini menyasar pada mereka yang terdaftar di pengadilan agama dan belum melaksanakan tanggung jawab mereka.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Surabaya dan Pengadilan Agama yang dimulai pada tahun 2023. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak yang menjadi korban dari perceraian.

Dispendukcapil Surabaya telah melakukan integrasi antara sistem layanan kependudukan dengan data dari Pengadilan Agama. Hal ini bertujuan untuk memastikan mantan suami memenuhi kewajiban nafkah, termasuk nafkah anak, nafkah iddah, dan nafkah mut’ah, sesuai dengan putusan pengadilan.

Dengan adanya sistem terintegrasi yang terhubung langsung ke dashboard Pengadilan Agama, petugas kini dapat memantau data SIAK secara otomatis. Sistem ini akan memberikan notifikasi jika ada individu yang masih memiliki tunggakan kewajiban setelah perceraian.

Eddy menambahkan, “Bukan terblokir, tetapi layanan kependudukan akan memberikan notifikasi dan tidak akan dilanjutkan. Dalam E-Kitir, akan muncul informasi bahwa pemohon belum memenuhi kewajiban sesuai putusan Pengadilan Agama. Mereka harus melapor ke PA terlebih dahulu. Setelah kewajiban dibayar, sistem akan terbuka secara otomatis.”

Langkah ini diambil karena tingginya angka mantan suami yang mengabaikan hak mantan istri dan anak-anak mereka setelah perceraian, sehingga menyebabkan mereka tidak mendapatkan nafkah yang seharusnya.

Inovasi ini dalam perlindungan perempuan dan anak telah mendapatkan pengakuan internasional. Eddy mengungkapkan bahwa lembaga peradilan tertinggi Australia, yang setara dengan Mahkamah Agung, telah melakukan kunjungan untuk mempelajari program ini pada tahun 2024.

Eddy juga menambahkan, “Ini adalah proyek percontohan. Mahkamah Agung RI saat ini sedang mengkaji peraturan agar kolaborasi antara Pengadilan Agama dan Dispendukcapil ini dapat diterapkan secara nasional di seluruh Indonesia.”

Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat ketidakpatuhan terhadap putusan pengadilan di Surabaya masih cukup tinggi. Tercatat ada 4.701 kasus nafkah anak yang belum diselesaikan, sementara hanya 1.513 kasus yang berhasil diselesaikan.

Hal serupa juga terlihat pada pemenuhan nafkah iddah, di mana terdapat 5.161 tunggakan kewajiban dibandingkan dengan 2.085 kasus yang telah dituntaskan.

➡️ Baca Juga: Burnout Bukan Sekadar Drama, Data Ini Memperlihatkan Bukti Nyata dan Dampaknya

➡️ Baca Juga: Review Gadget Singkat Keyboard Wireless Tipis untuk Meja Kerja Modern

Related Articles

Back to top button