Pemprov DKI Siapkan 5 Hektare Lahan untuk Parkir Kontainer Cegah Kemacetan Tanjung Priok

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk digunakan sebagai parkir truk kontainer.
Inisiatif ini diambil sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
“Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Pelindo telah menyediakan ruang sekitar 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk dijadikan lokasi parkir truk kontainer,” jelas Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026.
Lahan seluas 5 hektare ini, menurut Pramono, dapat menampung sekitar 200 truk kontainer yang sebelumnya sering terjebak di sekitar pelabuhan akibat lonjakan aktivitas bongkar muat setelah Lebaran.
Tahun lalu, peningkatan aktivitas ini menyebabkan terjadinya kemacetan yang cukup parah. Pramono menambahkan bahwa situasi tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi pihaknya.
“Syukurlah hingga saat ini, setelah lebaran Idulfitri, kegiatan di Tanjung Priok berjalan dengan baik dan normal karena lahan tersebut mampu menampung sekitar 200 kontainer,” ungkapnya.
“Upaya ini diambil agar tidak terulang lagi kejadian seperti sebelumnya, di mana meningkatnya aktivitas di pelabuhan tidak diimbangi dengan ketersediaan ruang parkir, sehingga menyebabkan kemacetan yang sangat parah seperti tahun lalu,” tambah Pramono.
Lebih jauh, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI dan Pelindo telah berkoordinasi untuk memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat pasca-Lebaran. Dia berharap kegiatan ini dapat berlangsung lancar tanpa menimbulkan kemacetan yang sama seperti tahun sebelumnya.
➡️ Baca Juga: Festival Film Dokumenter di Bandung, Menggali Isu Sosial
➡️ Baca Juga: Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Tingkatkan Keandalan Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447 H




