Fajar/Fikri Tancap Gas di BAC 2026, Raih Kemenangan Cepat dalam 27 Menit

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, mengawali keikutsertaan mereka di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (Badminton Asia Championships) 2026 dengan penampilan yang sangat mengesankan. Dalam laga perdana, keduanya menunjukkan dominasi luar biasa dan berhasil meraih kemenangan dalam waktu singkat, hanya 27 menit.
Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada Rabu, 8 April 2026, Fajar dan Fikri yang berada di posisi unggulan kelima mengalahkan pasangan asal Uni Emirat Arab, Dev Ayyappan dan Dhiren Ayyappan, dengan skor 21-12 dan 21-9, tanpa memberikan kesempatan berarti bagi lawan.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Fajar, mengingat ini adalah momen kembalinya dia ke lapangan setelah jeda pasca-turnamen All England. Ia menyampaikan rasa syukur bisa bertanding kembali dengan lancar.
“Alhamdulillah, saya bersyukur untuk kelancaran yang kami rasakan hari ini. Senang rasanya setelah lebih dari sebulan tidak bertanding, kami bisa kembali ke lapangan,” ujar Fajar.
Meskipun meraih kemenangan dengan mudah, Fajar menekankan bahwa proses adaptasi tetap menjadi hal yang krusial di awal pertandingan. Ia dan Fikri harus menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan serta karakter shuttlecock yang berbeda dari saat latihan.
“Kami lebih berfokus pada bagaimana merasakan permainan, meraba-raba kondisi lapangan dan shuttlecock yang digunakan,” tambahnya.
Dari segi permainan, Fajar dan Fikri menunjukkan permainan yang terstruktur sejak awal. Mereka berhasil mengontrol tempo permainan, meminimalkan kesalahan, serta memberikan tekanan pada lawan melalui serangan cepat yang sulit diantisipasi. Dominasi ini membuat jalannya pertandingan cenderung sepihak.
Hasil positif ini membawa Fajar dan Fikri melangkah ke babak 16 besar, di mana tantangan lebih berat sudah menanti mereka. Pasangan tuan rumah, Chen Bo Yang dan Liu Yi, akan menjadi lawan berikutnya dalam duel yang merupakan pertemuan perdana bagi kedua tim.
Fajar menyadari bahwa kualitas lawan tidak dapat dipandang sebelah mata. Apalagi, pasangan dari China tersebut adalah finalis tahun lalu dan pastinya akan tampil dengan kepercayaan diri yang tinggi di hadapan publik mereka.
“Mereka adalah finalis tahun lalu, jadi sudah pasti mereka memiliki rasa percaya diri yang sangat besar. Namun, kami juga bertekad untuk menunjukkan kemampuan terbaik kami demi meraih kemenangan,” ungkap Fajar.
➡️ Baca Juga: KUR BRI Mendorong Peningkatan Omzet Pengusaha Genteng Majalengka dengan Melimpahnya Pesanan
➡️ Baca Juga: Mengenal Pendidikan Etika & Budaya Hormati Lokal




