80 Persen Pemudik Mengaku Puas, Pelaksanaan Mudik 2026 Lebih Baik dari Tahun Lalu

Jakarta – Pengamat komunikasi, Noval Agung Warjito Ardoyo, mengungkapkan bahwa masyarakat umumnya merasa puas dengan program keselamatan yang diterapkan selama mudik dan balik Lebaran 2026. Hal ini berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1.200 responden.
Agung menyatakan bahwa temuan dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa para pemudik merasa senang dengan inisiatif yang disampaikan melalui pesan-pesan keselamatan operasional mudik tahun ini. Pernyataan ini disampaikan pada 9 April 2026.
Lebih dari 80% pemudik menilai bahwa program yang diinisiasi oleh Korlantas Polri pada tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, lebih dari setengah dari responden juga mengungkapkan bahwa tingkat kecelakaan selama periode mudik 2026 mengalami penurunan yang signifikan.
“Sebagian besar pemudik, yakni lebih dari 80%, menilai bahwa program yang saat ini dijalankan oleh Korlantas jauh lebih baik dibandingkan dengan program-program sebelumnya. Responden juga menyebutkan bahwa lebih dari 50% dari mereka menyatakan bahwa angka kecelakaan selama mudik 2026 jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.
Survei ini mencakup pemudik yang melakukan perjalanan baik keluar Pulau Jawa maupun yang tetap berada dalam wilayah Jawa.
Agung menilai bahwa pencapaian ini perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat.
Dia juga menekankan pentingnya memaksimalkan strategi komunikasi melalui platform digital, di samping media konvensional. Melibatkan para content creator untuk menghasilkan pesan yang menarik dengan pendekatan storytelling juga dianggap sangat efektif.
“Pesan-pesan keselamatan mudik harus diperuntukkan bagi berbagai generasi. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melibatkan content creator untuk menciptakan narasi yang lebih menarik bagi audiens,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agung mengungkapkan bahwa integrasi dengan aplikasi digital seperti Google Maps dapat membantu pemudik dalam mendapatkan informasi prediksi dan rekomendasi perjalanan.
“Di masa depan, program mudik ini dapat dikembangkan menjadi sebuah platform informasi yang menyediakan prediksi dan rekomendasi perjalanan bagi masyarakat,” pungkas Agung.
➡️ Baca Juga: Malam Takbiran Jakarta Dikuatkan dengan 1.596 Personel untuk Pengawasan Ketat
➡️ Baca Juga: Freelance Online Sebagai Solusi Penghasilan Tambahan yang Fleksibel di Era Digital




