Buka Opsi Refund untuk Konsumen LRT City, Danantara Jamin Penyelesaian Proyek Terus Berlanjut

Jakarta – Danantara mengonfirmasi bahwa opsi pengembalian dana atau refund untuk konsumen LRT City tetap tersedia meskipun proses pembangunan proyek akan terus dilanjutkan.
Dony Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, menyatakan bahwa keputusan mengenai refund sepenuhnya berada di tangan konsumen, sesuai dengan pilihan yang dianggap paling tepat bagi mereka.
“Kami memberikan kebebasan kepada konsumen untuk menentukan yang terbaik bagi mereka. Jika ada banyak yang memilih untuk melakukan refund, kami tidak mempermasalahkannya, karena pembangunan tetap akan berlangsung,” ujar Dony dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Dony berpendapat bahwa proyek-proyek LRT City berada di lokasi yang sangat strategis, sehingga penting bagi mereka untuk terus melanjutkan proses penyelesaian.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan LRT City telah dimulai sejak awal Oktober 2026. Dalam pelaksanaan proyek ini, Danantara menekankan pada pentingnya kualitas konstruksi.
“Lokasinya sangat baik, aksesnya mudah, dan kami berencana melengkapi fasilitas dengan area komersial yang akan dikembangkan oleh Danantara di masa depan,” tambah Dony.
“Saya sudah menekankan kepada seluruh tim bahwa kualitas pekerjaan harus dijaga dengan baik, karena ini berkaitan dengan reputasi kita,” tegas Dony.
Dony juga menjelaskan bahwa perbaikan dalam pengelolaan proyek merupakan bagian dari transformasi BUMN yang sedang didorong oleh pemerintah.
Ia menekankan bahwa pengelolaan dana dari konsumen harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab terkait penyelesaian pembangunan.
“Inilah alasan mengapa transformasi BUMN sangat penting. Kami harus menjelaskan segala kesalahan di masa lalu. Model BUMN yang lama, di mana dana konsumen diambil tanpa adanya pembangunan, tidak bisa diterima lagi,” ungkap Dony.
Terkait dengan target penyelesaian proyek, Dony menyebut bahwa pihaknya masih menunggu rincian timeline proyek dari masing-masing proyek LRT City.
“Saya perlu memeriksa, karena tim sudah mulai bekerja. Mereka sedang menyusun project timeline. Mungkin minggu depan saya sudah dapat informasi mengenai durasi penyelesaian masing-masing proyek,” jelasnya.
Sebelumnya, Danantara telah mendorong penyelesaian masalah LRT City secara menyeluruh dengan tetap memperhatikan hak serta kepentingan konsumen.
Berdasarkan data dari Adhi Karya, dari sekitar 5.400 unit LRT City yang telah terjual, sekitar 3.000 unit telah berhasil diserahterimakan kepada konsumen.
➡️ Baca Juga: Deddy Corbuzier Geram Saat Banyak yang Tiba-tiba Klaim Kenal Vidi Aldiano
➡️ Baca Juga: Polisi Mengungkap Fakta Baru Revaldo Membeli Sabu Seharga Rp650 Ribu dari Pemasok




