Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Prabowo Memfasilitasi Ilmuwan, Dokter, Ahli AI, Atlet, dan Seniman untuk Kewarganegaraan Ganda

Presiden Prabowo Subianto telah mengemukakan sebuah gagasan baru mengenai status kewarganegaraan bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Dalam rencana ini, pemerintah berupaya mengusulkan perubahan undang-undang yang memungkinkan penerapan kewarganegaraan ganda secara terbatas kepada individu-individu Indonesia yang memiliki keahlian khusus dan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam sebuah sesi keterangan pemerintah mengenai RUU APBN 2027 serta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, pada tanggal 14 Agustus 2026.

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia memiliki jutaan diaspora yang tersebar di berbagai belahan dunia. Banyak di antara mereka yang memiliki keterampilan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di tanah air.

“Hari ini, pemerintah akan mengajukan kepada sidang terhormat ini, sebuah usulan perubahan undang-undang untuk membuka peluang kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi warga negara Indonesia yang memiliki talenta luar biasa dan mampu memberikan sumbangan yang signifikan bagi kepentingan nasional,” ujar Prabowo dalam Pidato Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI.

Dalam konteks ini, Prabowo merujuk pada sejumlah kelompok profesional yang dianggap layak untuk terlibat dalam kebijakan ini. Kelompok tersebut mencakup ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, dan juga atlet.

“Di antara mereka terdapat ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan, peneliti, pengusaha, seniman, serta atlet, terutama pemain sepak bola profesional yang berprestasi di kancah internasional,” tambah Prabowo.

Khususnya dalam bidang olahraga, Prabowo menyoroti prestasi para pemain sepak bola profesional yang telah berhasil membangun kariernya di tingkat global.

Keberadaan para profesional ini dianggap sebagai aset berharga yang dapat memberikan manfaat besar bagi Indonesia, terutama jika mereka diberikan kesempatan untuk tetap berkontribusi sambil terhubung secara lebih luas dengan tanah air.

Prabowo juga menjelaskan bahwa sebagian dari diaspora Indonesia telah mengambil kewarganegaraan negara lain karena berbagai alasan.

Keputusan tersebut sering kali berhubungan dengan kebutuhan karier, situasi keluarga, atau pengabdian profesional yang mereka jalani di luar negeri. Dalam konteks ini, status kewarganegaraan dapat menjadi isu yang kompleks bagi seorang profesional yang ingin terus berkontribusi bagi Indonesia tanpa harus meninggalkan kehidupan yang telah dibangunnya di negara lain.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia seharusnya tidak memaksa talenta terbaiknya untuk memilih antara peluang berkarier di tingkat global dan ikatan mereka dengan tanah air.

➡️ Baca Juga: Ekonom Memuji Kebijakan Stimulus Ekonomi Pemerintah Menjelang Lebaran 2026

➡️ Baca Juga: Rahasia Menu “Color Filters” untuk Bikin Layar AMOLED Lebih Tahan Baterai 12 %

Related Articles

Back to top button