Kementerian PU Digeledah, Dody Hanggodo Menghadapi Stres Akibat GERD yang Parah

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa kesehatan fisiknya terganggu di tengah situasi hukum yang rumit yang melibatkan kementeriannya. Ia mengalami gangguan lambung yang dikenal sebagai GERD, yang semakin diperburuk oleh tekanan akibat penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik di beberapa ruang kerja.
Dalam pernyataannya kepada para jurnalis, Dody berusaha untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar kebijakan kementerian dan proses hukum yang sedang berlangsung, meskipun ia sedang mengalami kondisi kesehatan yang tidak mendukung.
Mengenai penggeledahan yang dilakukan, Dody menyatakan bahwa ia tidak memiliki informasi lengkap tentang barang-barang yang disita oleh penyidik. Ia hanya mengetahui bahwa beberapa dokumen yang ada di ruang kerjanya ikut diambil.
“Saya sebenarnya tidak begitu paham ya,” ungkapnya kepada para wartawan di Gedung Kementerian PU, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 10 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa beberapa dokumen yang sebelumnya telah diaudit berada di ruang kerjanya dan kemungkinan termasuk di antara yang diambil, namun ia tidak dapat memastikan hal tersebut karena banyaknya dokumen yang tersedia.
Dody juga menegaskan bahwa ia sengaja tidak mencari informasi lebih lanjut mengenai proses hukum tersebut. Ia berpendapat bahwa hal ini sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum.
“Saya sengaja tidak ingin menanyakan lebih dalam, karena saya merasa ini sudah masuk ke ranah penegak hukum,” ujarnya.
Meskipun demikian, Dody memastikan bahwa pihak kementeriannya bersikap kooperatif. Ia bahkan telah memberikan izin kepada penyidik untuk mengakses seluruh ruangan di kementerian tanpa ada pengecualian.
“Saya telah memberitahukan kepada Pak Presiden bahwa saya memberikan izin kepada penyidik untuk masuk ke ruangan siapapun, agar tidak ada kesan pilih kasih,” tuturnya.
Di sisi lain, Dody mengaku terkejut dengan penggeledahan tersebut, karena pada saat itu ia sedang menghadiri acara internal. Namun, ia memilih untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
“Saya juga merasa terkejut,” tambahnya.
Dody menegaskan bahwa kementeriannya akan berperan sebagai pihak pendukung dalam proses hukum yang sedang berlangsung. Ia memastikan bahwa setiap permintaan dokumen dari penyidik akan dipenuhi tanpa ada hambatan.
➡️ Baca Juga: Strategi Trading Kripto Harian untuk Pemula dalam Mencapai Profit yang Konsisten
➡️ Baca Juga: Polri Amankan Ki Bedil, Ahli Pembuat Senjata Ilegal Selama Dua Dekade di Jabar




