Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Ekspor Februari RI Capai US$22,17 Miliar, Nikel dan CPO Jadi Andalan di Pasar Internasional

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini mengumumkan bahwa nilai ekspor Indonesia pada Februari 2026 mencapai US$22,17 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,01 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar US$21,94 miliar.

Lonjakan nilai ekspor ini sebagian besar didorong oleh sektor industri pengolahan, seperti yang diungkapkan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono.

“Industri pengolahan tetap menjadi pilar utama dalam mendukung ekspor Indonesia per Februari 2026, dengan kontribusi mencapai US$18,55 miliar,” jelas Ateng dalam sesi konferensi pers yang berlangsung melalui telekonferensi pada tanggal 1 April 2026.

Ateng menambahkan bahwa ekspor dari sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan positif sebesar 5,24 persen bila dibandingkan dengan kinerja ekspor di Februari 2025.

Di sisi lain, sejumlah komoditas ekspor lainnya, seperti yang berasal dari sektor pertambangan, juga berkontribusi pada total nilai ekspor di bulan tersebut, meskipun dengan angka yang berbeda, yaitu mencapai US$2,15 miliar.

“Kinerja ekspor dari komoditas pertambangan dan lainnya mengalami penurunan sebesar 18,16 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Ateng, mengindikasikan tantangan yang dihadapi sektor tersebut.

Sementara itu, ekspor yang berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan pada bulan Februari 2026 mencapai angka yang jauh lebih rendah, yakni sebesar US$390 juta, yang mencatat penurunan sebesar 31,45 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Ateng merinci lebih lanjut bahwa komoditas kunci yang mendukung sektor industri pengolahan hingga Februari 2026 mencakup nikel, minyak kelapa sawit (CPO), serta kendaraan bermotor roda empat dan lebih.

Lebih jauh lagi, Ateng juga menyoroti bahwa sektor kimia dasar organik yang berasal dari hasil pertanian, serta komponen elektronik seperti semi konduktor, mengalami peningkatan dalam hal ekspor.

“Sementara itu, ekspor dari sektor pertanian dan pertambangan lainnya justru menunjukkan penurunan yang signifikan,” tutup Ateng, memberikan gambaran jelas tentang dinamika ekspor Indonesia di bulan Februari 2026.

➡️ Baca Juga: 4 Pemain Persija yang Diperkirakan Dikeluarkan oleh John Herdman dari FIFA ASEAN Cup 2026

➡️ Baca Juga: Atasi Masalah Bluetooth Tidak Terdeteksi pada Android dan iPhone dengan Langkah Efektif

Related Articles

Back to top button