Milomir Seslija Berikan Kritik Tajam Usai Persis Solo Kalah di Kanjuruhan: Pemain Harus Profesional

Persis Solo harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Arema FC dalam pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada hari Sabtu lalu ini mengundang reaksi keras dari Milomir Seslija, pelatih tim.
Seslija, yang lebih akrab disapa Milo, tidak menyembunyikan rasa kecewanya usai laga. Ia mengungkapkan bahwa performa timnya di Malang merupakan salah satu yang terburuk sepanjang musim ini.
“Kami menjalani pertandingan yang sangat sulit. Ini mungkin adalah laga terburuk yang pernah kami hadapi di liga,” tegas pelatih berkebangsaan Bosnia dan Herzegovina itu dalam sesi konferensi pers yang dilansir oleh berbagai sumber.
Menurut analisis Seslija, kekalahan ini disebabkan oleh berbagai kesalahan mendasar yang dilakukan oleh para pemain Persis. Alih-alih memberikan tekanan kepada lawan, kesalahan tersebut justru dimanfaatkan oleh Arema FC untuk melancarkan serangan balik yang berujung pada dua gol kemenangan bagi tim tuan rumah.
Meskipun Laskar Sambernyawa sempat menguasai bola, mereka gagal menciptakan peluang berbahaya, dengan tidak ada satu pun tendangan yang mengarah tepat ke gawang lawan.
Dampak dari kekalahan ini sangat terasa di klasemen. Persis Solo kini terjun ke posisi 16 dengan total 24 poin, yang menempatkan mereka di zona degradasi.
Dengan hanya menyisakan enam pertandingan, Seslija menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh. Ia menuntut agar para pemain menunjukkan komitmen tinggi untuk segera memperbaiki performa.
“Pemain seharusnya menyadari bahwa mereka adalah profesional dan perlu terus berkembang di setiap pertandingan,” tambahnya, menekankan pentingnya sikap profesional dalam tim.
Senada dengan pelatih, kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi, juga mengakui bahwa hasil di Kanjuruhan sangat jauh dari harapan. Namun, ia mengajak rekan-rekannya untuk cepat bangkit dan fokus pada misi bertahan di liga.
“Pertandingan berikutnya sangat krusial untuk meraih hasil positif dan bertahan di kasta tertinggi,” ungkap Riyandi dengan optimisme.
Persis Solo tidak punya banyak waktu untuk meratapi hasil buruk ini. Mereka akan segera menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Manahan, Surakarta, pada Rabu (22/4) mendatang. Kemenangan di kandang adalah harga mati jika mereka ingin keluar dari jeratan degradasi dan memastikan tempat di BRI Super League musim depan.
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Nonton Streaming Semen Padang vs Persib Bandung Tanpa TV Nasional
➡️ Baca Juga: Ressa Berencana Temui Sang Adik yang Tinggal di Luar Negeri Usai Bertemu Denada




