pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
lifestyle

Mark Sungkar dan Santi Asokamala Rayakan 12 Tahun Anniversary, Cerita Cinta Selisih Usia 45 Tahun yang Abadi

Mark Sungkar baru-baru ini membagikan momen spesial bersama istrinya, Santi Asokamala, dalam rangka memperingati 12 tahun pernikahan mereka. Perjalanan rumah tangga mereka menarik perhatian publik, terutama karena perbedaan usia yang signifikan antara keduanya.

Dalam sebuah unggahan di Instagram, Mark memposting foto manis bersama Santi untuk merayakan anniversary mereka. Dalam gambar tersebut, keduanya tampil berdampingan dengan senyuman bahagia.

Melalui pesan yang ditulisnya, Mark mengungkapkan betapa berarti perjalanan rumah tangga yang telah mereka jalani selama lebih dari satu dekade. “Semua ini adalah karunia Allah yang mempertemukan kami, membuat kami berjalan bersama selama 12 tahun berumah tangga,” tulis ayah dari Shireen dan Zaskia Sungkar tersebut, berdasarkan kutipan di Instagram pada 10 September 2026.

Mark juga berharap agar Allah senantiasa menjaga persatuan mereka dalam rahmat-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. “Aamiin ya Rabb,” imbuhnya.

Kisah cinta Mark dan Santi memang menarik perhatian banyak orang sejak awal mereka memutuskan untuk menikah. Dengan selisih usia yang mencapai 45 tahun, hubungan mereka tidak selalu diterima dengan baik oleh semua kalangan.

Santi sebelumnya bekerja sebagai sekretaris Mark. Mereka sudah saling mengenal cukup lama sebelum akhirnya menjalin hubungan yang lebih serius sebagai pasangan.

Dalam sebuah wawancara, Mark pernah menjelaskan bahwa ketertarikan yang ia rasakan terhadap Santi muncul karena kemampuan serta karakter yang dimiliki oleh Santi. Saat itu, Santi bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan di restoran milik Mark yang terletak di Puncak.

Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya berkembang hingga Mark berniat untuk melamar Santi. Namun, niat tersebut sempat menghadapi penolakan dari pihak keluarga Santi.

Ketika Mark menyatakan keinginannya untuk melamar, ayah dan kakak Santi sempat menolak hubungan tersebut. Mark dengan sabar menunggu hingga Santi mencapai usia 20 tahun sebelum melanjutkan rencana pernikahan mereka.

Penolakan dari keluarga Santi tidak menyurutkan niat Mark. Ia tetap berkomitmen dan akhirnya mendapatkan restu ketika Santi telah berusia 20 tahun.

Pada 6 September 2014, Mark dan Santi resmi mengikat janji suci. Pernikahan ini menjadi babak baru dalam hidup Mark setelah sebelumnya menikah dengan Fanny Bauty dari tahun 1988 hingga bercerai pada 2010.

Keputusan Mark untuk menikahi Santi, yang memiliki selisih usia 45 tahun, juga menuai komentar dari anak-anaknya. Mark pernah membagikan bahwa salah satu anaknya sempat mempertanyakan pilihan tersebut, mencerminkan keragaman pandangan dalam keluarga.

Dengan demikian, perjalanan cinta Mark Sungkar dan Santi Asokamala merupakan contoh nyata bahwa cinta dapat mengatasi berbagai rintangan, termasuk perbedaan usia yang signifikan. Seiring berjalannya waktu, mereka telah berhasil membangun kehidupan bersama yang penuh kasih dan kebahagiaan.

➡️ Baca Juga: Saham Fesyen Mewah Tertekan, Hermes Turun Dua Digit Akibat Konflik Timur Tengah

➡️ Baca Juga: Rumah Doa POUK di Tangerang Dibuka Setelah Disegel, Menurut Menteri Pigai

Related Articles

Back to top button