Mengenang Try Sutrisno: Pejuang Konstitusi dan Patriot Bangsa yang Menginspirasi

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, yang berpulang di usia 90 tahun.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala kesalahan yang pernah dilakukan, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap Ibas dalam pernyataannya pada Senin, 2 Maret 2026.
Ibas menegaskan bahwa Try Sutrisno adalah sosok pemimpin nasional yang senantiasa menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai konstitusi di negara ini.
“Dalam setiap pengabdian yang beliau lakukan, Try Sutrisno selalu berkomitmen untuk memperjuangkan konstitusi demi keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat. Dedikasi beliau menjadi landasan penting dalam perjalanan demokrasi dan kehidupan berbangsa kita,” ujar Ibas.
Lebih lanjut, Ibas meyakini bahwa generasi penerus bangsa akan melanjutkan pemikiran dan pengabdian Try Sutrisno demi membangun semangat Indonesia yang berdaulat serta berpihak kepada rakyat.
“Sebagai generasi penerus, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk meneruskan pemikiran dan pengabdian beliau. Warisan yang beliau tinggalkan bukan sekadar sejarah, tetapi juga menjadi arah dan semangat bagi kami untuk terus membangun Indonesia yang lebih kuat, berdaulat, dan berpihak kepada rakyat. Semoga nilai-nilai perjuangan itu tetap hidup dan menginspirasi generasi muda bangsa ini,” tambahnya.
Ibas menganggap Try Sutrisno sebagai seorang patriot dan nasionalis sejati yang selalu memikirkan kemajuan Indonesia. Beliau juga dikenal dengan komitmennya yang tinggi dalam pengabdian kepada Tanah Air.
“Beliau adalah sosok pejuang sejati, patriot, dan nasionalis yang selalu fokus pada kemajuan negeri. Ketulusan, keberanian, serta komitmen beliau dalam mengabdi kepada bangsa dan negara adalah warisan yang tak ternilai. Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya, namun semangat juangnya akan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan bangsa ke depan,” jelas Ibas.
“Allahummaghfirlahu warhamhu, wa’afihi wa’fu’anhu. Kami juga mendoakan agar keluarga besar Bapak Wakil Presiden Try Sutrisno diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi masa duka ini,” imbuh Ibas.
Almarhum Try Sutrisno adalah lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 dengan rekam jejak yang sangat panjang dalam pengabdian kepada negara. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat dari tahun 1986 hingga 1988, serta Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dari tahun 1988 hingga 1993, sebelum mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI.
➡️ Baca Juga: 10 Kesalahan Fatal dalam Dunia Politik
➡️ Baca Juga: Inovasi Mobil Listrik: Masa Depan Mobilitas di Indonesia



