Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Korea Selatan Mengamankan 273 Juta Barel Minyak Mentah Tanpa Melewati Selat Hormuz

Seoul – Di tengah tantangan yang dihadapi dalam rantai pasokan energi global, Korea Selatan berhasil mengamankan pasokan minyak mentah sebanyak 273 juta barel dari berbagai negara di Timur Tengah. Proses pengiriman minyak tersebut dilakukan tanpa melalui Selat Hormuz, yang saat ini tengah mengalami ketegangan geopolitik yang signifikan.

Kepala Staf Kepresidenan Korea Selatan, Kang Hoon-sik, menyatakan bahwa pasokan minyak ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan energi nasional dalam jangka menengah. Dilaporkan, ratusan juta barel minyak tersebut akan dikirim dari kawasan Timur Tengah dan Kazakhstan.

“Dengan jumlah 273 juta barel minyak mentah ini, berdasarkan konsumsi tahun lalu, Korea Selatan dapat menopang perekonomian selama lebih dari tiga bulan dalam kondisi operasional normal tanpa perlu mengambil langkah darurat tambahan,” ungkap Kang dalam sebuah wawancara yang dilansir pada 16 April 2026.

Langkah pemerintah Korea Selatan dalam mengamankan pasokan energi ini merupakan hasil dari kunjungan diplomatik yang dilakukan selama seminggu ke negara-negara produsen energi utama seperti Oman, Arab Saudi, Qatar, dan Kazakhstan. Dalam perjalanan ini, Korea Selatan berhasil mendapatkan akses ke jalur pasokan energi dari negara-negara penghasil minyak, dengan pengecualian Iran.

Korea Selatan dikenal sebagai negara yang sangat bergantung pada impor energi, terutama dari kawasan Timur Tengah. Sebelum meningkatnya konflik, mayoritas kebutuhan minyaknya berasal dari daerah ini, termasuk ketergantungan yang besar pada LNG dari Qatar yang saat ini juga terpengaruh.

Untuk mengantisipasi risiko jangka panjang, pemerintah Korea Selatan sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan produsen minyak utama di Timur Tengah untuk membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah di luar jalur Selat Hormuz.

Selain itu, Seoul mengambil langkah pragmatis dengan menunda penghentian operasional beberapa pembangkit listrik tenaga batu bara. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap guncangan yang terjadi dalam pasokan minyak dan gas di seluruh dunia.

Di samping minyak mentah, Korea Selatan juga berhasil mengamankan 2,1 juta ton nafta, bahan baku utama untuk industri petrokimia. Menurut Kang, volume tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik selama sekitar satu bulan penuh.

“Minyak mentah dan nafta ini akan dikirim melalui rute alternatif yang tidak terpengaruh oleh blokade di Selat Hormuz,” tambahnya.

Tindakan cepat yang diambil oleh Korea Selatan ini mencerminkan keseriusan negara tersebut dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik yang terus berkembang. Upaya ini menunjukkan komitmen Korea Selatan untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan pasokan energi bagi perekonomiannya dalam situasi yang penuh tantangan.

➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia Dapat Keuntungan Meskipun Belum Bertanding di FIFA Series, Ranking Malaysia Terancam Turun

➡️ Baca Juga: COP30 dan Tantangan Diplomasi Perubahan Iklim: Menuju Aksi Nyata Global

Related Articles

Back to top button