Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

KPK Sita Uang Rp 335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton dari Bupati Tulungagung dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang berharga, termasuk uang tunai sebesar Rp 335 juta dan beberapa pasang sepatu dari merek ternama Louis Vuitton. Tindakan ini merupakan bagian dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), pada tanggal 10 April 2026.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Gedung Merah Putih KPK, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyitaan ini diduga terkait dengan praktik korupsi dan pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, oleh GSW.

KPK mempresentasikan barang bukti yang berhasil disita, termasuk uang tunai yang mencapai ratusan juta rupiah sebagai hasil dari kasus ini. Dalam kesempatan tersebut, pihak KPK menunjukkan uang tunai yang berjumlah Rp 335 juta serta empat pasang sepatu, yang total nilainya diperkirakan mencapai Rp 129 juta.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa GSW diduga telah meminta sejumlah uang dari pejabat di organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Tulungagung, dengan total permintaan mencapai Rp 5 miliar. Dari angka tersebut, GSW sudah menerima sekitar Rp 2,7 miliar.

Dari total uang Rp 2,7 miliar yang diterima, termasuk di dalamnya adalah uang tunai yang disita dalam OTT, yakni sebesar Rp 335,4 juta.

Asep menambahkan bahwa uang yang disita tersebut diduga digunakan oleh GSW untuk berbagai kepentingan pribadi, seperti membeli sepatu mewah, biaya pengobatan, jamuan makan, serta kebutuhan pribadi lainnya yang juga dibebankan pada anggaran di OPD.

Lebih lanjut, diketahui bahwa uang tersebut juga digunakan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada beberapa anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pemkab Tulungagung.

Atas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan, GSW dijerat dengan Pasal 12 huruf e atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

➡️ Baca Juga: Festival Musik Tradisional di Jawa, Melestarikan Budaya

➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Mengelola Pembaruan Sistem di Android dengan Efektif

Related Articles

Back to top button