Menkum: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Melawan Korupsi sebagai Musuh Bangsa

Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Supratman Andi Agtas, menegaskan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah menjadi permasalahan serius di negara ini.
Menurut Supratman, Prabowo selalu menekankan bahwa korupsi tidak hanya menjadi musuh pemerintah, tetapi juga merupakan musuh yang harus dihadapi oleh seluruh bangsa Indonesia.
“Pesan beliau sangat jelas, tindak pidana korupsi adalah musuh yang harus dilawan oleh bangsa ini. Ini bukan sekadar tantangan bagi pemerintah, melainkan menjadi tantangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya kepada awak media pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Dengan demikian, Supratman berpendapat bahwa diperlukan sistem pengelolaan yang baik untuk memerangi korupsi, bukan hanya fokus pada pemberian sanksi kepada pelaku.
“Sangat penting untuk memiliki tata kelola yang baik. Ini bukan hanya tentang menghukum, tetapi lebih kepada bagaimana kita dapat memperbaiki birokrasi secara keseluruhan,” tegasnya.
Salah satu langkah yang disarankan adalah penerapan sistem pemerintahan yang berbasis teknologi digital.
“Di berbagai kesempatan, beliau selalu menekankan bahwa salah satu cara efektif untuk mengurangi tindak pidana korupsi, meskipun tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, adalah dengan mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis digital,” lanjutnya.
“Selain itu, kita juga perlu menyiapkan regulasi yang dapat memberikan efek jera bagi individu-individu yang mungkin memiliki niatan untuk melakukan tindak pidana korupsi,” tutup Supratman.
➡️ Baca Juga: Prabowo Fokus pada Hilirisasi Meski Indonesia Terikat Perjanjian Tarif dengan AS
➡️ Baca Juga: Mauricio Souza Klarifikasi Kritik terhadap Shayne Pattynama, Tegaskan Ia Layak Dihargai




