Rp7,7 Triliun Sudah Habis, Namun Kemenangan Masih Belum Terlihat

Tottenham Hotspur kembali terjerumus ke dalam situasi yang rumit di awal musim Liga Inggris 2026/2027. Setelah hampir terdegradasi pada musim sebelumnya, The Lilywhites melakukan perombakan besar-besaran dengan menginvestasikan dana yang sangat besar di bursa transfer untuk memperbaiki tim.
Sayangnya, investasi yang dikeluarkan belum membuahkan hasil yang diinginkan. Tottenham memulai musim ini dengan dua kekalahan berturut-turut, yang menempatkan skuad asuhan Roberto De Zerbi dalam tekanan yang cukup berat.
Musim lalu menjadi salah satu pengalaman terburuk bagi Tottenham, di mana mereka harus menunggu hingga pertandingan terakhir untuk memastikan tempat mereka di Premier League. Situasi ini memicu manajemen klub untuk mengambil langkah tegas di bursa transfer musim panas ini.
Menanggapi tantangan tersebut, Tottenham bergerak cepat dengan mendatangkan sejumlah pemain baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif. De Zerbi mendapatkan dukungan penuh untuk membangun tim sesuai dengan filosofi permainannya, dengan beberapa pemain baru yang datang dengan harga selangit.
Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Savio, dan Jan Paul van Hecke menjadi bagian dari proyek besar Tottenham. Total dana yang dikeluarkan untuk merekrut keempat pemain ini mencapai 322 juta poundsterling, yang setara dengan sekitar Rp7,7 triliun.
Besarnya nilai transfer ini menjadikan beberapa pemain baru Tottenham masuk dalam daftar pembelian termahal di Liga Inggris musim ini. Tonali menempati posisi ketiga, Fernandes di urutan keempat, Savio berada di posisi keenam, dan Van Hecke menduduki peringkat ke-11.
Selain itu, Tottenham juga memperkuat skuad dengan meminjam Omar Marmoush. Tak hanya itu, klub ini juga mendatangkan beberapa pemain berpengalaman secara gratis, seperti Martin Dubravka, Andy Robertson, dan Marcos Senesi.
Dengan aktivitas transfer yang begitu signifikan, Tottenham seharusnya telah melakukan pembaruan skuad secara menyeluruh. Namun, fakta menunjukkan bahwa meski memiliki sejumlah pemain mahal, tim ini masih belum mampu tampil solid di bawah komando De Zerbi.
Kondisi ini terlihat jelas dalam dua pertandingan pembuka Liga Inggris musim ini. Tottenham mengalami kekalahan telak 0-3 saat menghadapi Brentford. Kekalahan ini berlanjut ketika mereka menjamu Newcastle United di kandang sendiri.
Dalam pertandingan di hadapan suporter, Tottenham kembali gagal mencetak gol dan harus menerima kekalahan 0-2. Dalam dua laga ini, mereka mencatatkan hasil buruk dengan dua kekalahan dan bahkan belum mampu mencetak satu gol pun, sementara sudah kebobolan lima kali.
Meskipun telah menggelontorkan dana yang sangat besar, tanda-tanda kemenangan belum terlihat bagi Tottenham Hotspur. Tekanan terus meningkat, dan tantangan untuk membangun tim yang solid semakin mendesak. Bagaimana mereka akan mengatasi situasi ini di sisa musim? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
➡️ Baca Juga: Malam Puncak Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026: 4 Tokoh Dihargai atas Kontribusi untuk Indonesia
➡️ Baca Juga: Survei Mengungkap 57 Persen Warga AS Mendukung Kemerdekaan Palestina




