Kemenhub Tegaskan Refund 100% untuk Pembatalan Penerbangan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa penumpang yang terkena dampak pembatalan penerbangan akibat penutupan beberapa bandara karena erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) akan mendapatkan pengembalian tiket secara penuh, yaitu refund 100 persen.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa kebijakan refund penuh ini diperuntukkan bagi para penumpang yang penerbangannya dibatalkan akibat kondisi operasional bandara yang terpengaruh oleh abu vulkanik dari erupsi GAK.
“Terkait dengan pembatalan atau refund penerbangan, kebijakan ini berlaku secara penuh,” ungkap Lukman saat dihubungi ANTARA di Jakarta, pada hari Minggu.
Lukman menekankan bahwa pengembalian tiket sebesar 100 persen merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan Kemenhub kepada masyarakat, agar penumpang tidak mengalami kerugian akibat pembatalan penerbangan yang disebabkan oleh faktor keselamatan.
Dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau kepada maskapai penerbangan untuk segera memberikan informasi kepada penumpang mengenai pembatalan penerbangan yang disebabkan oleh penutupan bandara akibat erupsi GAK.
Langkah ini diambil untuk mencegah penumpang datang langsung ke bandara ketika penerbangannya dibatalkan karena kondisi yang tidak mendukung.
Menurut Dudy, maskapai diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai pembatalan penerbangan secara elektronik menggunakan kontak pribadi penumpang, seperti alamat email atau nomor telepon yang terdaftar.
Proses pembatalan atau refund dapat dilakukan secara elektronik, di mana penumpang diminta untuk memberikan informasi mengenai email atau nomor telepon pribadinya agar dapat disampaikan kepada pihak maskapai.
Selain informasi mengenai pembatalan, diharapkan proses pengembalian dana atau refund tiket juga dapat dilakukan secara elektronik, yang akan mempercepat pelayanan kepada penumpang.
Kementerian Perhubungan juga meminta seluruh maskapai untuk memastikan hak-hak penumpang tetap terjaga dengan memberikan informasi yang jelas terkait perubahan jadwal, pembatalan, serta mekanisme pengembalian tiket.
Sebanyak enam bandara terpaksa ditutup sementara akibat terpengaruh oleh abu vulkanik dari erupsi GAK, yang berdampak pada keselamatan operasional penerbangan.
Awalnya, Kementerian Perhubungan menutup lima bandara, yaitu Bandara Radin Inten Lampung, Soekarno-Hatta Jakarta, Halim Perdanakusuma Jakarta, Pondok Cabe Jakarta, dan Budiarto Curug Tangerang.
Setelah dilakukan pengujian lanjutan pada pukul 12.00 WIB, Bandara Husein Sastranegara Bandung juga dinyatakan terpengaruh abu vulkanik, sehingga operasional penerbangan di bandara tersebut juga dihentikan sementara.
➡️ Baca Juga: Arus Balik H+2 Lebaran: Polri Ungkap Waktu Penting yang Harus Diwaspadai
➡️ Baca Juga: Penyanyi Viral Berpose ‘Gaya Takbir’ dengan Pakaian Seksi, Dapat Kecaman dari Netizen




