Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Konflik AS-Israel dan Iran Picu Ketidakpastian Perjalanan Umrah, AMPHURI Tanggapi Hal Ini

Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengungkapkan bahwa saat ini terdapat ketidakpastian dalam perjalanan umrah akibat konflik yang terjadi di wilayah Asia Barat, khususnya antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Ketua Umum DPP AMPHURI, Firman M. Nur, menjelaskan bahwa situasi ini disebabkan oleh penutupan beberapa ruang udara serta penyesuaian jadwal penerbangan yang dilakukan oleh maskapai sebagai respons terhadap konflik tersebut. Akibatnya, jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah umrah dari Indonesia menjadi terpengaruh.

“Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran memaksa beberapa negara untuk menutup ruang udara, sehingga maskapai pun harus merubah rute penerbangan, bahkan ada yang menunda atau menghentikan jadwal penerbangan,” ungkap Firman dalam keterangannya di Jakarta, pada hari Kamis, 5 Maret 2026.

Meskipun Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa situasi di wilayahnya tetap aman dan terkendali, mereka tetap menerapkan langkah-langkah kewaspadaan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.

Firman juga menekankan pentingnya kejelasan tanggung jawab negara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, terutama terkait dengan perlindungan bagi jamaah dan petugas umrah. Ia menggarisbawahi Pasal 96 ayat (5) yang mengatur tentang perlindungan hukum, keamanan, serta layanan dasar bagi jamaah, dengan beberapa pengecualian untuk jamaah umrah mandiri.

Jamaah umrah mandiri, katanya, menghadapi ketidakpastian karena mereka bisa terkena dampak pembatalan sepihak oleh penyedia layanan, termasuk penerbangan dan akomodasi.

“Ini menimbulkan pertanyaan tentang nasib mereka (jamaah mandiri) jika terjadi pembatalan sepihak oleh penyedia layanan transportasi, penerbangan, atau hotel, yang jelas tidak mendapatkan perlindungan dari negara,” tegas Firman.

“Termasuk dalam hal klaim asuransi jiwa, kesehatan, atau perjalanan yang bisa ditolak karena alasan force majeure. Hal ini berbeda dengan jamaah umrah yang melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang dilindungi sebagaimana diatur dalam Pasal 96 ayat (5) tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP AMPHURI, Zaky Zakariya Anshary, berharap agar kondisi di kawasan Timur Tengah yang semakin tegang segera mereda. Ia berharap aktivitas perjalanan ibadah umrah dapat kembali normal, terutama menjelang musim haji 1447H/2026 yang sudah semakin dekat.

Selain membahas konflik di Asia Barat, AMPHURI juga menyampaikan rencana untuk mengajukan permohonan pengujian materiil (Judicial Review/JR) terhadap UU Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

➡️ Baca Juga: Stok Pupuk Menipis di India dan Sri Lanka Memicu Ancaman Krisis Pangan

➡️ Baca Juga: Laporan BMKG: Curah Hujan Ekstrem Akan Terus Meningkat

Related Articles

Back to top button