Pemain Termahal Super League, Senjata Andalan Shin Tae-yong, Mengalami Kelelahan di Lapangan

Gelandang Persija Jakarta, Stjepan Loncar, membagikan pengalamannya mengenai ketatnya program pemusatan latihan (TC) yang dijalani oleh tim Macan Kemayoran di Thailand. Meskipun sesi latihan tersebut sangat menguras energi, pemain asal Bosnia-Herzegovina ini tetap merasa puas dan menikmati setiap momen latihan.
Persija melaksanakan TC di Thailand sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pelatih Shin Tae-yong menerapkan program latihan yang sangat intensif, bertujuan untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain agar siap bertanding.
Setiap harinya, para pemain Persija dituntut untuk menjalani dua sesi latihan. Program ini mencakup latihan di gym pada pagi hari dan sesi lapangan yang meliputi sprint, penguasaan bola, serta berbagai taktik permainan yang dirancang untuk meningkatkan performa tim.
Loncar mengakui bahwa intensitas latihan yang diterapkan oleh Shin Tae-yong cukup berat. Namun, ia menyadari bahwa program ini sangat penting untuk membangun kekuatan fisik sebelum kompetisi resmi dimulai. “Latihan di Thailand ini sangat menantang. Kami menjalani dua sesi latihan setiap harinya,” ungkap Loncar.
“Pagi hari kami berlatih di gym, dan saat ini kami melakukan latihan yang intensif dengan sprint, penguasaan bola, dan berbagai skema permainan. Ini semua sangat melelahkan,” lanjutnya.
Menurut Loncar, masa pramusim adalah waktu yang tepat bagi para pemain untuk meningkatkan kondisi fisik mereka. Saat kompetisi dimulai, kesempatan untuk melakukan peningkatan kebugaran secara signifikan akan semakin berkurang. “Kami masih dalam tahap persiapan, jadi memang harus berlatih keras,” jelasnya.
Meskipun demikian, pemain berusia 29 tahun ini tidak dapat memungkiri bahwa latihan yang berat tersebut membuat dirinya merasa sangat kelelahan. “Saya menikmati setiap sesi latihan, tetapi saat ini saya merasa sangat lelah,” tambah Loncar.
Loncar juga memberikan penghargaan kepada manajemen dan staf pelatih Persija yang telah menyiapkan program TC di Thailand. Ia menilai bahwa fasilitas dan lapangan yang digunakan selama pemusatan latihan sangat mendukung persiapan tim.
“Semua berjalan dengan baik, dari awal hingga saat ini. Lapangannya sangat baik, jadi kami bisa menikmatinya,” kata Loncar.
Persija masih memiliki waktu sekitar 12 hari untuk memaksimalkan pemusatan latihan di Thailand. Selain berlatih, tim Macan Kemayoran juga dijadwalkan untuk melakoni dua pertandingan uji coba pada pekan depan.
Loncar menegaskan bahwa laga-laga tersebut sangat penting untuk mengevaluasi perkembangan tim setelah menjalani latihan dengan intensitas yang tinggi. “Kami masih punya sekitar 12 hari di sini untuk mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik selama pemusatan latihan,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: Kondisi Vidi Aldiano dan Alasan Hilangnya Nuansa Bening dari Spotify
➡️ Baca Juga: Penanganan Kasus Pencemaran Lingkungan di Pantai




