John Herdman Mengakui Ketegangan Saat Mengibarkan Bendera Finis di MotoGP Mandalika 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kehormatan luar biasa ketika diberikan kesempatan untuk mengibarkan bendera finis pada balapan utama MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Kesempatan istimewa ini datang setelah Herdman berhasil memimpin Skuad Garuda meraih gelar juara di FIFA ASEAN Cup 2026, sebuah pencapaian yang menambah kebanggaan bagi tim nasional Indonesia.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @themandalikagp, Herdman terlihat mengenakan jersey tim nasional Indonesia dan kacamata hitam saat berada di atas menara marshal di area pit lane. Penampilannya yang menarik perhatian menandai peran pentingnya pada acara bergengsi ini.
Momen paling mendebarkan terjadi ketika Herdman dengan semangat mengibarkan bendera kotak-kotak hitam-putih di pinggir lintasan, menyambut para pembalap yang melintasi garis finis. Energi dan kegembiraannya tampak jelas, menciptakan suasana yang menggugah semangat penonton.
Penunjukan Herdman untuk mengibarkan bendera finis terbilang mendadak, menggantikan penyanyi terkenal Agnez Mo. Ia pun mencatat sejarah sebagai tokoh sepak bola pertama yang diberikan kehormatan ini di Sirkuit Mandalika, sebuah momen yang akan dikenang dalam sejarah MotoGP Indonesia.
Sebelumnya, tugas mengibarkan bendera finis biasanya dipegang oleh kalangan selebritas, seperti Maia Estianty pada tahun 2024 dan Angga Yunanda pada tahun 2025. Pergantian ini memperlihatkan kepercayaan yang diberikan kepada sosok dari dunia olahraga.
Setelah mengalaminya sendiri, Herdman mengungkapkan pengalaman tersebut sangat menggembirakan, meskipun dia juga mengakui adanya ketegangan yang dirasakannya saat berdiri di tepi lintasan.
Ia bahkan membandingkan ketegangan saat mengibarkan bendera dengan atmosfer ketika Timnas Indonesia menghadapi Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Perasaan tegang itu seolah memberikan kesamaan antara dua momen bersejarah dalam kariernya.
“Momen ini terasa sangat menegangkan, sama seperti saat saya berada di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada babak tambahan waktu. Saya merasa sangat bersemangat dan belum pernah merasakan kecepatan sedekat ini sebelumnya,” ungkap Herdman setelah menyelesaikan tugasnya.
Herdman juga menambahkan bahwa kesempatan untuk menyaksikan secara langsung kerja keras tim-tim balap kelas dunia memberikan pelajaran berharga mengenai mentalitas juara yang dapat diterapkan di berbagai bidang olahraga lainnya.
Balapan utama Seri ke-17 MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika sendiri ditutup dengan penampilan dominan dari tim Aprilia Racing, di mana Marco Bezzecchi berhasil meraih gelar juara utama.
Sementara itu, Marc Marquez menunjukkan kebangkitan dengan berhasil mematahkan tren buruk di Mandalika, mengamankan podium pertama pada sprint race dan finis di posisi keenam pada balapan utama.
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mencari Tiket Pesawat Murah Menggunakan Aplikasi Travel Terpopuler
➡️ Baca Juga: KPK Ungkap Aliran Mobil Mercedes-Benz untuk Anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy, Siapa Donornya?




