happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Babelan, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Warga di Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di kali pada Sabtu, 19 September 2026. Penemuan ini menjadi perhatian publik dan media, mengingat kondisi bayi yang ditemukan sangat memprihatinkan.

Jasad bayi tersebut pertama kali dilaporkan ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB. Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Babelan, Komisaris Polisi Wito, mengonfirmasi bahwa bayi yang ditemukan diperkirakan berusia sekitar satu bulan. Penemuan ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kecurigaan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pembuangan bayi tersebut.

“Benar, kami mendapatkan laporan dari masyarakat tentang penemuan bayi yang hanyut di pinggir kali. Kami langsung turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian. Kami menyebut bayi ini sebagai Mr.X, dengan jenis kelamin laki-laki, dan diperkirakan berusia kurang lebih satu bulan,” ungkap Wito saat dihubungi pada Selasa, 22 September 2026.

Setelah ditemukan, jasad bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses visum. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan di lokasi, kondisi jasad bayi ternyata masih dalam keadaan utuh.

“Keadaan jasadnya utuh, tetapi kami tidak bisa menentukan berapa lama bayi tersebut hanyut. Itu adalah tanggung jawab medis untuk mengevaluasi lebih lanjut. Kami hanya melakukan pemeriksaan di TKP, dan kemudian membawa jasad bayi ke rumah sakit untuk visum,” jelasnya lebih lanjut.

Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya untuk mengidentifikasi bayi tersebut dan mencari tahu siapa yang mungkin bertanggung jawab atas pembuangan jasadnya ke kali. Proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tragis ini.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari empat orang saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad bayi tersebut. Informasi dari saksi-saksi ini sangat penting untuk membantu proses penyelidikan.

“Kami masih melanjutkan penyelidikan dan berupaya menemukan pelaku yang membuang bayi tersebut. Setiap informasi yang kami terima akan sangat membantu dalam mencari keadilan bagi bayi ini,” tutup Wito, menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam mengungkap kasus ini.

➡️ Baca Juga: Harga Pertamax Diprediksi Mencapai Rp 20.000 per Liter, Simak Penjelasannya di Sini

➡️ Baca Juga: Rahasia Back-Tap Level-3: Buka 2 App Sekaligus Tanpa Sentuh Layar

Related Articles

Back to top button