Dinamika Perekonomian Global dan Saran Emil Dardak untuk Menghadapi Siklus Ekonomi

Jakarta – Dinamika perekonomian global saat ini menjadi sorotan masyarakat, terutama di wilayah Jawa Timur. Dalam konteks ini, Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, memberikan tanggapan yang menggugah semangat warganya untuk tetap optimis dan berproaktif dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Emil menyampaikan pesannya yang mendalam saat acara Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) Surabaya 2026 pada Jumat, 9 Oktober. Ia mengajak masyarakat Jawa Timur untuk tidak merasa cemas mengenai perubahan yang terjadi di perekonomian global.
Menurut Emil, ada potensi besar bagi perekonomian Jawa Timur untuk tumbuh secara mandiri melalui penguatan konsumsi domestik. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah mereka.
Ia menekankan bahwa situasi sulit dalam perekonomian global seharusnya tidak dijadikan alasan untuk bersikap pesimis. Sebaliknya, Emil mendorong agar masyarakat mengambil langkah-langkah proaktif untuk menghadapi siklus ekonomi yang ada.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa istilah “in this economy” muncul sebagai respons terhadap dinamika perekonomian global yang sedang berlangsung.
“Namun, hal ini tidak seharusnya menjadi pemicu untuk menyerah. Justru dengan pendekatan counter cycle, kita harus terus bergerak maju dan berupaya, sehingga kita dapat memecahkan siklus negatif ini. Indonesia, pada dasarnya, adalah negara yang dirancang untuk mampu mandiri,” ungkap Emil.
Di samping itu, Wakil Gubernur ini juga menjelaskan mengenai struktur perekonomian Indonesia dan khususnya Jawa Timur, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri.
Kunci utama untuk mencapai hal tersebut, menurutnya, adalah menjaga arus perputaran ekonomi melalui sektor konsumsi yang berkontribusi besar terhadap perekonomian.
Ia percaya, jika 60% dari konsumsi dioptimalkan, maka tidak akan ada hambatan dalam perekonomian.
“Apabila aliran ekonomi tidak terhambat, maka kita semua dapat merasakannya,” tegasnya.
Emil optimistis terhadap ketahanan ekonomi regional, berlandaskan kinerja positif yang tercatat sepanjang tahun ini. Data menunjukkan bahwa pada periode Januari hingga Juni 2026, perekonomian Jawa Timur tumbuh sebesar 5,84%. Ia mencatat bahwa angka tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.
“Maka, jangan berputus asa. Optimisme ini akan menciptakan efek bola salju yang positif untuk perekonomian kita,” pungkas Emil.
Dalam kesempatan yang sama, Emil juga menilai pentingnya penyelenggaraan pameran seperti PRJ Surabaya 2026. Menurutnya, acara ini merupakan langkah strategis yang tepat, mengingat Jawa Timur dikenal sebagai pusat produksi barang-barang konsumsi di tingkat nasional.
➡️ Baca Juga: Hasil Liga Domestik dan Turnamen Internasional: Berita Olahraga Terkini 2023
➡️ Baca Juga: Andre Taulany Memilih Menikah dengan Amanda Rigby: Saya Tidak Bisa Hidup Sendiri




