Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
berita

Data KNKT: 46 Kecelakaan Kapal Penumpang Terjadi Sejak 2026, Kebakaran Paling Banyak

Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengusulkan penerapan sistem pemeriksaan muatan yang lebih ketat untuk angkutan laut guna meningkatkan pengawasan terhadap barang berbahaya yang diangkut oleh kendaraan ke kapal roll-on/roll-off (Ro-Ro).

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menjelaskan bahwa skema ini dapat diadaptasi dari mekanisme yang sudah diterapkan di sektor angkutan udara, di mana pemeriksaan serta pemisahan muatan dilakukan sebelum kendaraan memasuki area pelabuhan.

“Dengan adanya regulated agent atau perusahaan ekspedisi di luar pelabuhan, mereka akan melakukan pemeriksaan dan pemilahan terhadap paket yang diterima dari individu atau perusahaan,” jelas Soerjanto dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, pada hari Rabu.

Soerjanto menekankan bahwa petugas yang terlibat dalam proses ini harus memiliki kompetensi serta sertifikasi dalam menangani barang berbahaya, sehingga mereka dapat mengidentifikasi jenis muatan dan prosedur penanganannya sebelum kendaraan tiba di pelabuhan.

Setelah muatan diperiksa, kendaraan akan disegel dan akan menjalani pemeriksaan di pelabuhan menggunakan teknologi seperti sinar-X.

Jika ditemukan barang berbahaya, informasi tersebut akan disampaikan kepada operator kapal dan otoritas pelabuhan, agar awak kapal dapat mengetahui jenis barang yang diangkut dan cara penanganannya.

“Apabila truk tidak dikelola oleh regulated agent, maka truk tersebut harus menjalani pemeriksaan di pelabuhan, yang dapat mengakibatkan waktu tunggu yang cukup lama dan potensi penumpukan di pelabuhan,” ujar Soerjanto.

Usulan ini didasari oleh catatan KNKT yang mencatat 46 kecelakaan kapal Ro-Ro penumpang yang terjadi antara tahun 2009 hingga 2026.

Sebanyak 44 persen dari kecelakaan tersebut disebabkan oleh kebakaran, 35 persen akibat terbalik atau tenggelam, 12 persen disebabkan oleh tubrukan, dan 9 persen berakhir dengan kandas.

Dari insiden kebakaran yang terjadi, KNKT mengungkapkan bahwa 64 persen titik awal kebakaran muncul di geladak kendaraan (car deck), sedangkan masing-masing 18 persen berasal dari ruang mesin dan area akomodasi.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa sebagian besar kebakaran pada kapal Ro-Ro berawal dari car deck,” ungkap Soerjanto.

KNKT juga sedang mendalami lebih lanjut mengenai muatan kendaraan dalam investigasi kebakaran yang melibatkan KM Mutiara Sentosa II dan KMP Putri Yasmin.

Dalam kasus KM Mutiara Sentosa II, asap pertama kali muncul dari salah satu truk, namun KNKT belum dapat memastikan identitas truk tersebut maupun muatannya.

Sementara itu, pada KMP Putri Yasmin, KNKT mencatat bahwa manifes truk boks mencantumkan 105 item, termasuk sepeda motor, telepon seluler, senapan angin, dokumen, pakaian, dan konsentrat. Namun, beberapa paket tidak disertai dengan informasi yang memadai mengenai jenis barang yang diangkut.

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Keuangan Bulanan untuk Mencapai Penghematan Maksimal

➡️ Baca Juga: Cara Efektif Menjaga Kebugaran Fisik Lansia Melalui Latihan Aman dan Terkendali

Related Articles

Back to top button