Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k depo 10k
berita

Pansus 12 DPRD Kota Bandung Siapkan Perda Kesejahteraan Sosial dengan Perubahan Signifikan

DPRD Kota Bandung sedang mengerjakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial, yang kini dibawa ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Regulasi yang sedang disusun ini bukan sekadar revisi, melainkan sebuah perda yang sepenuhnya baru.

Ketua Pansus 12, H. Iman Lestariyono, mengungkapkan bahwa fokus awal pembahasan hanya terletak pada perubahan kedua dari Perda Nomor 24 Tahun 2012. Namun, dalam perjalanan diskusi, substansi yang dibahas ternyata mengalami perubahan lebih dari 50 persen.

“Hal ini disebabkan adanya sejumlah regulasi baru, khususnya dari Kementerian Sosial, yang mengharuskan penyesuaian. Oleh karena itu, raperda ini bukan sekadar revisi,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan pada 6 Maret 2026.

Iman menyatakan bahwa terdapat tiga aspek utama dalam pembahasan raperda ini. Pertama, penguatan dan pengaturan terhadap Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), yang mencakup kewajiban perizinan dan pendaftaran resmi.

Ia melanjutkan, sesuai ketentuan dari pemerintah pusat, perizinan untuk LKS dapat diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia maupun pemerintah daerah. Dengan adanya perda baru ini, Pemerintah Kota Bandung akan memiliki dasar hukum yang lebih kokoh untuk menjalankan pengawasan. Kedua, raperda ini juga mengatur tentang pengumpulan uang dan barang (PUB). Ketiga, membahas mengenai undian gratis berhadiah (UGB).

Ia menegaskan bahwa untuk kegiatan spontan, seperti penggalangan dana di tingkat lingkungan saat terjadi musibah, tidak dibutuhkan izin khusus. Namun, jika kegiatan tersebut melibatkan figur publik dan menjangkau wilayah yang lebih luas—terutama melalui media sosial—maka harus melapor dan mendapatkan izin dari pemerintah pusat. “Jika jangkauannya sudah lintas daerah, maka izin harus diperoleh,” tegasnya.

Dalam upaya memperkaya materi, Pansus 12 telah melakukan studi banding ke Jakarta, termasuk kunjungan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dari hasil diskusi dan masukan yang diperoleh, disepakati untuk mencabut perda lama dan menggantinya dengan regulasi yang baru.

Saat ini, proses fasilitasi masih berlangsung di tingkat provinsi. Pansus menargetkan agar raperda tersebut dapat disahkan dalam waktu satu bulan ke depan melalui rapat paripurna.

“Setelah kami merespons catatan dari provinsi dan tidak ada yang krusial, raperda ini bisa segera diparipurnakan,” tutupnya.

➡️ Baca Juga: Kaesang Bertemu KH Yasin Nawawi di Ponpes An-Nur Bantul untuk Memperkuat Kerja Sama Sosial

➡️ Baca Juga: Timnas Indonesia Dapat Keuntungan Meskipun Belum Bertanding di FIFA Series, Ranking Malaysia Terancam Turun

Related Articles

Back to top button