Bocah 8 Tahun di Cirebon Diculik dengan Modus Es Krim, Disekap dan Dianiaya Selama 2 Hari

Seorang pria berinisial DW (45) telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga terlibat dalam kasus penculikan serta pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur di Cirebon, Jawa Barat.
Menurut keterangan Wakapolres Cirebon Kota, Komisaris Polisi Dede Kasmadi, pelaku kini telah diamankan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diadakan gelar perkara pada Jumat, 10 April 2026.
Insiden ini terjadi pada Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, pelaku menghampiri korban yang merupakan seorang anak perempuan berusia 8 tahun. Dengan modus yang licik, pelaku membujuk dan menawarkan makanan serta es krim agar korban mau menemaninya.
Korban kemudian dibawa menggunakan sepeda motor menuju rumah pelaku tanpa seizin atau sepengetahuan orang tuanya, seperti yang dijelaskan oleh Dede.
Dede menambahkan bahwa korban dibawa ke rumah pelaku yang terletak di Kecamatan Mundu, Cirebon, dan ia berada di lokasi tersebut dari Senin hingga Rabu dini hari. Selama di kediaman pelaku, korban tidak diperbolehkan pulang dan berada dalam penguasaan tersangka.
Hasil pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa korban mengalami sejumlah luka di berbagai bagian tubuhnya, diduga akibat tindakan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku.
“Luka-luka tersebut teridentifikasi melalui pemeriksaan medis dan visum yang telah dilaksanakan. Korban akhirnya dipulangkan oleh pelaku ke rumahnya pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 04.30 WIB,” jelasnya.
Dede juga menjelaskan bahwa korban dan pelaku tidak saling mengenal sebelumnya, yang mengindikasikan bahwa korban dipilih secara acak. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana lainnya yang berkaitan dengan kasus ini.
Polisi memastikan bahwa penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh demi mengungkap seluruh fakta dan menindak pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kondisi korban saat ini tengah dalam proses pemulihan dan mendapatkan pendampingan psikologis serta terapi untuk mengatasi trauma yang dialaminya,” ungkapnya.
➡️ Baca Juga: Latihan Rutin Menggunakan Ladder Drill untuk Meningkatkan Kelincahan Tubuh Secara Efektif
➡️ Baca Juga: Mengenal Pendidikan Etika & Budaya Hormati Lokal




