Indonesia Menduduki Peringkat Tiga Global dalam Tren Kripto Berbasis Aset Nyata

Jakarta – Platform perdagangan aset kripto yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), OSL Indonesia, baru saja mengumumkan peluncuran program Launchpool yang pertama di Indonesia.
Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi dengan Tether Gold (XAUT), yang dikenal sebagai produk emas digital dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Dengan adanya program ini, para investor di Indonesia kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan token XAUT sebagai hadiah. Aset digital ini memiliki keunikan tersendiri, sebab setiap unitnya didukung oleh satu troy ounce emas fisik yang memenuhi standar London Bullion Market Association (LBMA) dan disimpan dengan aman di fasilitas penyimpanan di Swiss.
Iqbal Wan, Kepala Eksekutif OSL Indonesia, mengungkapkan bahwa peluncuran ini adalah bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan produk investasi berbasis aset nyata (Real World Assets/RWA) yang memenuhi standar institusional untuk pasar domestik.
“Kami merasa bangga menjadi yang pertama di Indonesia dalam menghadirkan program ini. Kerja sama dengan proyek Web3 global seperti Tether merupakan langkah aktif kami dalam mendorong perkembangan ekosistem keuangan digital di tanah air,” ujarnya pada tanggal 2 April 2026.
Peluncuran ini sebagai respons terhadap meningkatnya minat investor lokal terhadap aset kripto yang didukung oleh aset fisik. Menurut data dari Indonesian Blockchain Association, Indonesia kini menduduki peringkat ketiga secara global dalam ketertarikan terhadap RWA, dengan kontribusi mencapai 10,1 persen dari total minat dunia.
Iqbal menambahkan bahwa inisiatif ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada pengguna, tetapi juga menjadi acuan bagi industri keuangan lokal dalam menciptakan produk berbasis teknologi blockchain yang lebih inklusif.
“Program Launchpool XAUT ini ditawarkan tanpa biaya partisipasi. Hadiah akan diakumulasi secara proporsional berdasarkan aset yang dialokasikan oleh pengguna dan dapat langsung diklaim ke dompet digital selama periode program berlangsung,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Freelance Online Sebagai Solusi Penghasilan Tambahan yang Fleksibel di Era Digital
➡️ Baca Juga: Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Digital untuk Tenaga Kerja




