Mengenal Maksud Pidato Trump Terkait Tawaran Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Sebuah video yang menunjukkan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa dirinya pernah ditawari untuk menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran, telah menjadi viral di berbagai platform media sosial. Pernyataan ini menarik perhatian publik setelah dibagikan secara luas oleh banyak pengguna.
Dalam video yang menjadi sorotan tersebut, Trump menyatakan saat berbicara di acara penggalangan dana Partai Republik di Washington pada 25 Maret 2026, bahwa rakyat Iran menginginkan dirinya sebagai pemimpin tertinggi. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak berminat untuk menerima tawaran tersebut.
“Kami mendengar dengan sangat jelas. Mereka berkata, ‘Kami tidak menginginkannya. Kami ingin Anda menjadi pemimpin tertinggi berikutnya. Tidak, terima kasih. Saya tidak menginginkannya,'” ungkap Trump dalam pidatonya di acara tahunan yang diselenggarakan oleh Komite Kongres Republik Nasional (NRCC).
Menurut laporan dari Deccan Herald pada 26 Maret 2026, setelah memeriksa transkrip lengkap pidato Trump yang dapat diakses melalui C-Span, pernyataan tersebut muncul pada menit kesepuluh dalam video tersebut. Dalam pernyataannya, Trump juga menambahkan bahwa:
“Mereka (Iran) sedang bernegosiasi, dan mereka sangat ingin mencapai kesepakatan. Namun, mereka khawatir untuk mengungkapkannya karena takut akan reaksi dari rakyat mereka sendiri. Mereka juga takut akan konsekuensi dari kami. Tak ada pemimpin negara yang menginginkan posisi itu lebih sedikit daripada pemimpin Iran.”
Ia melanjutkan dengan menegaskan, “Saya tidak menginginkannya. Kami mendengarkan beberapa hal yang mereka katakan, dan kami mendengarnya dengan jelas. Mereka mengungkapkan bahwa mereka tidak menginginkannya. Kami ingin Anda menjadi pemimpin tertinggi berikutnya. Tidak, terima kasih, saya tidak menginginkannya.”
Pernyataan Trump ini menunjukkan bahwa ia merujuk pada tanggapan individu di Iran yang mungkin ditawari posisi sebagai pemimpin tertinggi, tetapi memilih untuk menolak karena takut akan kemungkinan ancaman dari rakyat mereka sendiri atau dari Amerika Serikat.
Transkrip pidatonya, yang dapat ditemukan di situs web C-Span, juga tidak mencatat bahwa Trump secara eksplisit menyatakan dirinya ditawari posisi pemimpin tertinggi Iran.
Dalam pidato tersebut, Trump juga menyoroti bahwa pemerintahan AS sebelumnya telah menghindari tindakan tegas selama “47 tahun”.
“Ketika saya mengambil langkah-langkah yang seharusnya telah diambil oleh presiden-presiden sebelumnya selama 47 tahun, Anda mendengar banyak di antara mereka mengungkapkan harapan bahwa mereka dapat melakukannya, tetapi mereka tidak memiliki keberanian untuk melakukannya. Kami tidak punya pilihan, tetapi saya yakin situasi ini bisa jauh lebih buruk,” jelasnya.
➡️ Baca Juga: Pansus 12 DPRD Kota Bandung Siapkan Perda Kesejahteraan Sosial dengan Perubahan Signifikan
➡️ Baca Juga: Festival Film Dokumenter di Bandung, Menggali Isu Sosial




