PLN Tingkatkan Infrastruktur di Titik Vital untuk Keamanan Listrik dan SPKLU Selama Libur Lebaran 2026

PLN telah menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan di lokasi-lokasi vital menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam rangkaian kunjungannya, Komisaris Independen PLN, Ali Masykur Musa, menyempatkan diri untuk meninjau langsung Masjid Raya Baiturrahman di Jawa Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pasokan listrik dapat mendukung kegiatan ibadah masyarakat pada malam takbiran.
Dalam kunjungannya tersebut, Komisaris PLN didampingi oleh Direktur Distribusi PLN serta General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah. Mereka disambut secara langsung oleh Ketua Bidang Takmir Masjid Raya Baiturrahman, Dr. H. Multazam Ahmad, MA, dan Ketua 1, Dr. KH. Anashom, M.Hum.
Ali Masykur Musa menekankan pentingnya pasokan daya yang memadai, bahkan lebih dari cukup, untuk menghadapi malam takbiran. “Ini adalah waktu yang sangat penting bagi umat Islam setelah sebulan berpuasa, saatnya untuk merayakan kemenangan kita,” ungkapnya saat mengunjungi masjid pada Kamis, 19 Maret 2026.
Ia juga menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk menyediakan pasokan listrik yang dapat diandalkan demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri. Untuk mencapai hal tersebut, PLN telah memperkuat infrastruktur, dengan fokus pada kesiapan sistem pengisian kendaraan listrik di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama perjalanan masyarakat selama liburan Lebaran 2026.
Bersama mitra kerjanya, PLN telah menyiapkan sebanyak 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang terdistribusi di 3.078 lokasi di seluruh Indonesia. Tipe infrastruktur yang disediakan bervariasi, mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging, hingga standard charging. Semua ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang semakin meningkat.
Dalam rangka mendukung masa mudik Lebaran 2026, PLN juga telah menyiapkan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 lokasi di sepanjang jalur mudik, termasuk wilayah Sumatera, Jawa, hingga Bali. Keseluruhan fasilitas ini didukung oleh lebih dari 5.000 petugas yang siap siaga 24 jam dalam tiga shift, guna memastikan bahwa layanan kepada pengguna kendaraan listrik berjalan dengan optimal.
“PLN terus berupaya untuk memperkuat kesiapan infrastruktur kendaraan listrik, khususnya di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama perjalanan masyarakat selama liburan panjang. Ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air,” jelas Ali.
Langkah strategis yang diambil oleh PLN ini menjadi bukti nyata perannya sebagai tulang punggung energi nasional dalam mendukung mobilitas masyarakat saat perayaan Lebaran. Kesiapan infrastruktur listrik dan pengisian kendaraan listrik adalah elemen penting yang mendukung kelancaran arus mudik, sekaligus berkontribusi pada transisi menuju energi bersih di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Penanganan Kasus Pencemaran Lingkungan di Pantai
➡️ Baca Juga: Tanda-Tanda Kecil Kiamat dalam Islam dan Indikasi Kedekatannya yang Perlu Diketahui




