Meksiko Siap Bantu Pengurusan Visa untuk Timnas Irak Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Kementerian Luar Negeri Meksiko telah memulai proses pengajuan visa bagi para pemain Tim Nasional Irak menjelang pertandingan play-off antar konfederasi menuju Piala Dunia FIFA 2026, yang direncanakan berlangsung pada 31 Maret di Monterrey.
Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai tantangan logistik yang dihadapi oleh tim Irak, yang disebabkan oleh gangguan penerbangan serta situasi keamanan di wilayah Timur Tengah, yang dipengaruhi oleh ketegangan antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Senin malam, pemerintah Meksiko mengonfirmasi bahwa pengurusan visa telah dimulai di beberapa negara, menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung partisipasi tim Irak dalam turnamen penting ini.
Pada 8 Maret, beberapa pemain Timnas Irak telah menjalani proses pengajuan visa di Kedutaan Besar Meksiko yang berada di Arab Saudi. Kemudian, pada hari berikutnya, pemain lainnya dijadwalkan untuk menjalani proses serupa di Kedutaan Meksiko di Qatar, menandakan upaya terkoordinasi untuk memfasilitasi perjalanan mereka.
Namun, pemerintah Meksiko belum memberikan rincian mengenai nama atau jumlah pemain Irak yang telah berhasil menerima visa hingga saat ini, meninggalkan beberapa pertanyaan mengenai kesiapan tim.
Timnas Irak dijadwalkan untuk bertemu dengan pemenang pertandingan antara Timnas Suriname dan Timnas Bolivia dalam laga play-off antarbenua. Pemenang dari duel ini akan mendapatkan tiket untuk berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia 2026.
Tim yang berhasil lolos nantinya akan tergabung dalam grup yang cukup menantang, bersama dengan Timnas Prancis, Timnas Norwegia, dan Timnas Senegal, yang tentu saja akan menjadi tantangan besar bagi mereka.
Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, dengan pertandingan pertama dijadwalkan dimulai pada 11 Juni mendatang.
Sebelumnya, pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, pernah mengajukan permohonan kepada FIFA untuk menunda pertandingan play-off tersebut, mengingat tantangan yang dihadapi timnya.
Arnold menjelaskan bahwa penutupan wilayah udara Irak telah menyulitkan mereka untuk mengumpulkan seluruh anggota tim, terutama karena sebagian besar pemain berasal dari liga domestik.
Meksiko, meskipun tidak memiliki kedutaan besar di Irak, tetap berkomitmen untuk membantu. Kementerian Luar Negeri Meksiko memastikan mereka akan terus berkoordinasi dengan Kedutaan Irak di Meksiko untuk mendukung pengurusan dokumen bagi seluruh anggota tim.
Pemerintah Meksiko menegaskan kesiapan mereka untuk memberikan bantuan administratif yang diperlukan, agar Timnas Irak dapat mengikuti pertandingan penentu menuju Piala Dunia 2026 tanpa kendala.
➡️ Baca Juga: Keutamaan Berbagi di Bulan Ramadhan: Terapkan 5 Langkah Efektif Ini untuk Maksimalkan Amal
➡️ Baca Juga: Program Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu




