Kakorlantas Paparkan Rahasia Sukses Operasi Ketupat Melalui Sinergi dan Teknologi

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan para ahli transportasi di Kantor Jasa Raharja, Jakarta, sebagai bagian dari persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam menghadapi arus mudik dan balik.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan keselamatan bagi semua pengguna jalan selama periode mudik. Ia menyatakan harapannya agar perjalanan pulang ke kampung halaman tidak hanya menjadi sekadar perjalanan, tetapi juga menekankan pentingnya aspek keselamatan.
Kakorlantas juga menyampaikan pesan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengusung tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan lagu kampanye keselamatan yang berjudul “Mudik Tertib Ojo Kesusu”, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Operasi Ketupat merupakan operasi berbasis kemanusiaan. Negara tidak hanya hadir untuk mengatur arus lalu lintas, tetapi juga untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri,” ungkapnya dengan tegas.
Agus menambahkan, keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, serta pemanfaatan teknologi untuk merumuskan rekayasa lalu lintas yang efektif.
“Keselamatan adalah kata kunci dari Operasi Ketupat ini, ditambah dengan kolaborasi yang maksimal dari semua pemangku kepentingan. Malam ini, kami menerima masukan berharga dari para pakar transportasi dan akademisi yang dapat memperkaya strategi yang akan kami laksanakan di lapangan,” jelasnya.
Ia berharap agar seluruh rangkaian kegiatan dalam Operasi Ketupat 2026 dapat berlangsung dengan aman, baik dari segi keamanan, keselamatan, maupun ketertiban dalam bidang lalu lintas.
“Tujuan kami sangat sederhana, yaitu memastikan bahwa masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan bahagia di kampung halaman mereka. Demikian pula, saat kembali dari mudik, mereka bisa pulang dengan aman ke tempat masing-masing,” pungkasnya.
Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Direktur Hubungan dan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan Rudi Irawan, serta Pakar Transportasi dari Universitas Indonesia (UI) Tri Tjahjono.
➡️ Baca Juga: Kevin Diks Raih Gelar Pemain Terbaik Monchengladbach Berkat Performa Konsisten di Bundesliga
➡️ Baca Juga: Dampak Perubahan Iklim terhadap Keanekaragaman Hayati




