Ahmad Dhani Dapat Kritikan Sementara Vidi Aldiano Terlibat Persoalan Royalti

Jakarta – Pembicaraan mengenai hak royalti dalam industri musik Indonesia kembali menjadi sorotan setelah musisi Ahmad Dhani membagikan sebuah pesan bernada sarkastik di media sosial. Unggahan ini memicu kontroversi, terutama karena diluncurkan di tengah suasana duka menyusul wafatnya penyanyi Vidi Aldiano.
Melalui akun Instagramnya, Ahmad Dhani, yang dikenal sebagai vokalis Dewa 19, menyoroti dilema yang sering dihadapi musisi dalam memperjuangkan hak royalti atas karya yang mereka hasilkan. Dalam tulisannya, ia memberikan kritik dengan pendekatan sarkasme terhadap sikap segan yang dianggap menghambat usaha tersebut. Mari kita simak lebih lanjut.
Dalam unggahannya, Ahmad Dhani menuliskan, “Mau meminta royalti dari konser penyanyi, rasanya tidak enak. Mau bergabung dengan AKSI, juga tidak enak. Akhirnya, bertemu dengan mereka yang…?” ungkapnya, yang dikutip pada Rabu, 11 Maret 2026.
Tidak hanya itu, dalam postingan yang sama, ia juga menyertakan foto jurnalis senior Najwa Shihab beserta kutipan yang menggambarkan kebiasaan menjaga perasaan orang lain secara berlebihan.
“Orang yang selalu berusaha tidak membuat orang lain merasa tidak enak, akan terus berhadapan dengan orang yang tidak tahu diri,” bunyi kutipan tersebut.
Namun, alih-alih memicu diskusi konstruktif tentang hak cipta musik, unggahan ini justru memicu kritik tajam dari sejumlah pengguna media sosial. Banyak yang berpendapat bahwa waktu penyampaian pesan tersebut sangat tidak tepat, terutama karena industri musik Indonesia sedang berduka atas kepergian Vidi Aldiano.
Sebagaimana diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah hampir tujuh tahun berjuang melawan penyakit kanker. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, teman, dan para penggemar.
Situasi tersebut menciptakan persepsi di kalangan netizen bahwa Ahmad Dhani tampaknya kurang menunjukkan rasa empati terhadap kondisi yang sedang dialami oleh komunitas musik saat ini.
“Sepertinya tidak tepat untuk membahas hal ini di saat seperti sekarang, di mana dua musisi Indonesia baru saja pergi. Lebih baik bersikap simpatik sedikit, Pakde,” komentar salah satu netizen.
“Sibuk mengurus CUAN si botak, sementara dua musisi sedang berduka. Tidak ada sedikit pun empati dari dirimu, OM, seakan lagu-lagumu yang paling enak sendiri. NO RESPECT,” balas yang lain.
“Sungguh, sedikit simpati saja, tidak pas sekali momen ini,” tambah komentar dari pengguna lain.
Nama Vidi Aldiano sebelumnya memang sempat dikaitkan dengan masalah royalti yang cukup menarik perhatian publik. Sebelum meninggal, ia pernah terlibat dalam gugatan yang dilayangkan oleh pencipta lagu Keenan Nasution terkait hak royalti lagu “Nuansa Bening.”
➡️ Baca Juga: Penelitian tentang Perubahan Iklim di Indonesia
➡️ Baca Juga: Akses Internet Gratis untuk Sekolah Pelosok Mulai Aktif




