AFC Mengakui Liga Indonesia Meningkatkan Peringkat Tertinggi Berkat Dampak Persib di Asia

Perjalanan Persib Bandung dalam kompetisi AFC Challenge League Two 2025/2026 terhenti di babak 16 besar. Namun, meski demikian, performa klub asal Indonesia ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan peringkat Liga Indonesia di kancah Asia.
Kontribusi positif yang ditunjukkan oleh Persib berdampak langsung pada lonjakan peringkat liga nasional, sebagaimana diungkap dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada pertengahan musim kompetisi antarklub Asia 2025/2026.
Dalam sebuah unggahan di akun resmi AFC di platform X baru-baru ini, Indonesia diakui sebagai negara dengan peningkatan peringkat tertinggi di kawasan Asia. Prestasi ini tidak terlepas dari kinerja impresif Persib yang berhasil melanjutkan perjalanan hingga fase gugur kompetisi regional.
AFC mencatat, “Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab berada di urutan kedua, ketiga, dan keempat (setelah Arab Saudi), tanpa adanya perubahan signifikan dari ranking musim 2024/25. Iran kini berada di posisi kelima, menggeser Qatar yang turun ke urutan keenam. Sementara itu, Indonesia menunjukkan kemajuan paling pesat di antara semua anggota, melompat dari posisi ke-25 ke posisi ke-18.”
Keberhasilan Persib yang melaju sebagai juara grup hingga babak 16 besar di AFC Challenge League Two memberikan tambahan poin koefisien yang sangat berharga bagi sepak bola Indonesia. Hal ini berimbas pada meningkatnya jumlah wakil Indonesia di kompetisi AFC Champions League Two untuk musim 2026/2027.
Secara detail, Indonesia sekarang berpeluang mengirimkan 1,5 wakil ke ajang bergengsi tersebut. Satu klub akan langsung berlaga di fase grup, sedangkan satu wakil lainnya akan melalui babak play-off terlebih dahulu untuk memperebutkan tempat di grup utama.
Sebelumnya, Liga Indonesia terjebak di peringkat ke-25 Asia. Posisi tersebut membuat Indonesia hanya berhak atas 0,5 slot di AFC Champions League Two 2025/2026 serta satu wakil di AFC Challenge League.
Lonjakan peringkat ini mencerminkan meningkatnya daya saing klub-klub Indonesia di tingkat Asia, terutama setelah Persib menunjukkan performa yang mampu bersaing dan meraih hasil positif sepanjang fase grup hingga babak gugur kompetisi musim ini.
Meskipun perjalanan Persib terhenti di babak 16 besar, pencapaian tersebut tetap memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi representasi klub-klub Indonesia di kompetisi antarklub Asia di masa mendatang.
➡️ Baca Juga: Mengoptimalkan Pembelajaran Digital: Peran Platform E-Learning Kreatif Berbasis Lokal
➡️ Baca Juga: Mengapa Semua Orang Membicarakan Ekonomi Sekarang?




