Profil Luc Marijnissen, Bek FCV Dender Asal Surabaya yang Berpotensi Perkuat Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kini memiliki tambahan potensi yang menjanjikan di sektor pertahanan, dengan munculnya nama Luc Marijnissen, seorang bek yang kini membela FCV Dender dan memiliki garis keturunan Indonesia yang kuat.
Pemain muda ini telah menunjukkan performa yang stabil sepanjang musim 2025/2026 di liga Belgia bersama FCV Dender. Dalam total 26 pertandingan yang telah dijalaninya, Marijnissen berhasil mencetak satu gol dan menjadi elemen kunci dalam menjaga ketahanan lini belakang timnya. Performa impresif ini juga berkontribusi pada peningkatan nilai pasar sang pemain, yang kini mencapai 1,20 juta euro atau sekitar Rp20 miliar.
Karir sepak bola Marijnissen dimulai dari jalur akademi di Belanda. Ia memulai langkahnya di akademi BSC Roosendaal sebelum melanjutkan pengembangan di NAC Breda. Pada tahun 2023, Marijnissen mengambil langkah berani dengan merantau ke Belgia dan bergabung dengan KSK Lierse Kempenzonen. Penampilannya yang mengesankan selama dua musim di sana menarik perhatian FCV Dender, yang merekrutnya di awal tahun 2025 dengan nilai transfer sebesar 300 ribu euro.
Minat publik Indonesia terhadap Marijnissen semakin meningkat, terutama karena latar belakang keluarganya. Ia diketahui memiliki darah Indonesia melalui kakeknya yang berasal dari Jakarta dan neneknya yang berasal dari Surabaya.
Kedekatan emosional ini sempat mencuri perhatian ketika pada Mei 2025, pemilik FCV Dender menyapanya dengan menggunakan bahasa Jawa, menunjukkan ikatan yang erat dengan warisan budaya Indonesia.
Secara regulasi, peluang bagi Marijnissen untuk membela Timnas Indonesia sangat terbuka. Hingga saat ini, ia belum pernah dipanggil untuk memperkuat tim nasional Belanda di level usia mana pun, sehingga tidak terikat oleh federasi internasional.
Faktor lain yang dapat mempermudah komunikasi adalah keberadaan Marijnissen di klub yang sama dengan Ragnar Oratmangoen, pemain Timnas Indonesia yang telah lebih dahulu menjalani proses naturalisasi oleh PSSI. Interaksi di antara keduanya, terutama di media sosial, dapat menjadi jembatan awal jika pendekatan resmi untuk bergabung dengan timnas dilakukan.
➡️ Baca Juga: Film Setannya Cuan Segera Tayang di Bioskop: Sinopsis dan Daftar Pemainnya dari 7 Tahun Lalu
➡️ Baca Juga: Dampak Perang di Ukraina terhadap Ekonomi Global

