Mauricio Souza Klarifikasi Kritik terhadap Shayne Pattynama, Tegaskan Ia Layak Dihargai

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan dukungan kepada pemainnya, Shayne Pattynama, yang baru-baru ini menjadi sasaran kritik dari pengamat sepakbola, Bung Binder, setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC pada pekan lalu.

Souza berpendapat bahwa kritik tersebut tidak mencerminkan objektivitas, terutama mengingat kondisi fisik Shayne yang belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dideritanya.

Pelatih asal Brasil ini mengungkapkan bahwa ia baru menyadari adanya kontroversi yang terjadi di media sosial. Menurutnya, Shayne masih memiliki potensi yang sangat besar dan belum saatnya untuk memberikan penilaian negatif terhadap dirinya dalam keadaan seperti sekarang ini.

“Saya tidak mengetahui permasalahan ini, tapi saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Saya percaya Shayne Pattynama memiliki potensi yang luar biasa,” ungkap Souza kepada wartawan pada Jumat, 10 April 2026.

Ia menekankan pentingnya penilaian terhadap seorang pemain dilakukan secara komprehensif, yang mencakup evaluasi kondisi kebugaran serta kontribusi yang diberikan di lapangan. Saat ini, Shayne telah mencatatkan empat penampilan dengan total waktu bermain 54 menit bersama Persija.

Souza juga menjelaskan bahwa Shayne baru saja bergabung dari Buriram United setelah absen selama tiga bulan akibat cedera. Kondisi ini tentunya berpengaruh terhadap proses adaptasi dan performanya di awal kariernya di tim ini.

“Shayne mungkin belum mendapatkan banyak menit bermain, namun situasi pasca-cedera ini tidaklah mudah baginya. Kami yakin ia akan menunjukkan peningkatan di setiap pertandingan, dan ia telah mengikuti instruksi dengan baik,” tambahnya.

Keterbatasan waktu bermain Shayne di skuad utama Persija juga dipengaruhi oleh performa mengesankan yang ditunjukkan oleh Dony Tri Pamungkas, yang sedang bersinar di posisi bek kiri. Souza menilai persaingan di posisi tersebut cukup ketat.

“Dony saat ini menunjukkan performa yang sangat baik. Namun, saya juga melihat potensi yang ada pada Shayne. Saya tidak menganggap Shayne bermain di bawah standar,” lanjutnya.

Dalam sesi latihan, Souza menegaskan bahwa Shayne tetap menunjukkan etos kerja yang tinggi. Ia optimis bahwa dengan proses pemulihan yang berkelanjutan, pemain yang memiliki darah Indonesia-Belanda ini akan segera kembali ke puncak performanya.

Souza bahkan meyakini bahwa Shayne masih mempunyai peluang untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia dalam waktu dekat, seiring dengan peningkatan kondisi fisiknya yang semakin baik.

➡️ Baca Juga: Direktur Bisnis Bulog Febby Sabet Outstanding 1 Woman in Food Security

➡️ Baca Juga: 5 Game Android Offline Terbaik 2026 untuk Mengisi Waktu Libur Lebaran Anda

Exit mobile version