Surat Al-Mulk merupakan salah satu surah dalam Alquran yang dianjurkan untuk dibaca pada malam hari, terutama sebelum tidur. Surah yang berada di urutan ke-67 ini terdiri dari 30 ayat yang mengandung pesan mendalam mengenai kekuasaan Allah SWT, penciptaan hidup dan mati, serta tanggung jawab manusia atas setiap amal yang dilakukannya.
Kebiasaan membaca Surat Al-Mulk sebelum tidur memiliki dasar yang kuat dalam hadis. Salah satu riwayat mengungkapkan bahwa Rasulullah SAW biasa membaca Surah As-Sajdah dan Surat Al-Mulk setiap kali menjelang tidur.
Jabir bin Abdullah RA menyampaikan, “Nabi SAW tidak beristirahat sebelum membaca Alif Lam Mim Tanzil (Surah As-Sajdah) dan Tabarakalladzi biyadihil-mulk (Surah Al-Mulk).” (HR. At-Tirmidzi no. 2892).
Selain itu, Surat Al-Mulk dikenal melalui berbagai riwayat yang menjelaskan keutamaannya, termasuk perlindungan dari siksa kubur serta sebagai syafaat dengan izin Allah SWT.
Dari Abdullah bin Mas’ud, terdapat sabda yang berbunyi: “Barangsiapa membaca ‘Tabarakalladzi bi yadihil mulk’ (Surat Al-Mulk) setiap malam, Allah akan melindunginya dari siksa kubur. Di masa Rasulullah SAW, surat ini dikenal sebagai ‘Al-Mani’ah’ (penghalang dari siksa kubur). Siapa pun yang membacanya di malam hari, berarti telah berbuat kebaikan dan memperbanyak amal.” (HR. An-Nasai).
Hadis ini menjadi salah satu rujukan penting untuk mendorong seseorang agar rutin membaca Surat Al-Mulk. Akan tetapi, membaca Alquran tidak hanya sekadar kebiasaan, melainkan juga memerlukan pemahaman tentang makna dan penerapan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Berikut adalah bacaan lengkap Surat Al-Mulk yang terdiri dari 30 ayat, disertai tulisan Arab, transliterasi latin, dan terjemahannya.
Mengutip dari Alquran Kementerian Agama, berikut adalah bacaan Surat Al-Mulk yang lengkap, termasuk format tulisan Arab, transliterasi, dan arti dari setiap ayat yang terdapat dalam surah ini.
Ayat 1
تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ – ١
Latin: Tabārakallażī biyadihil-mulku wa huwa ‘alā kulli syai`ing qadīr
Artinya: Mahasuci Allah yang menguasai (segala) kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Ayat 2
الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ – ٢
Latin: Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā, wa huwal-‘azīzul-gafụr
Artinya: Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Pengampun.
➡️ Baca Juga: KPK Ungkap Kasus Korupsi Pengadaan HT untuk Penanganan Karhutla di BNPB
➡️ Baca Juga: Manfaat Tidur Siang Singkat untuk Meningkatkan Daya Ingat dan Fokus di Sore Hari
