Raul Fernandez Raih Pole Position di GP Indonesia dengan Strategi Tepat

Jakarta – Setelah menunjukkan performa terbaiknya dalam sesi kualifikasi, pembalap Trackhouse Superfile, Raul Fernandez, berhasil mengamankan posisi terdepan atau pole position pada Grand Prix Indonesia yang digelar pada Sabtu (10/10).

Dalam persaingan yang sengit melawan Marco Bezzecchi, Raul Fernandez berhasil mencatatkan waktu tercepat pada sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok.

Sesi kualifikasi (Q1) diwarnai oleh sejumlah insiden yang menyebabkan beberapa pembalap seperti Johann Zarco, Jack Miller, Ai Ogura, Enea Bastianini, dan Diogo Moreira mengalami kecelakaan. Meskipun demikian, Fermin Aldeguer dan Ai Ogura tampil mengesankan dengan menjadi dua pembalap tercepat. Fermin mencatatkan waktu satu menit 29,639 detik, sementara Ai Ogura meraih waktu satu menit 29,729 detik. Keduanya berhak melanjutkan ke sesi kualifikasi 2 (Q2).

Memasuki Q2, Marco Bezzecchi menunjukkan kecepatan luar biasa dan memimpin jalannya sesi. Namun, pertarungan semakin memanas ketika Marc Marquez berhasil mengambil alih posisi terdepan.

Raul Fernandez, yang tampil dengan strategi yang cermat, secara bertahap meningkatkan catatan waktunya dan akhirnya menembus posisi terdepan dengan waktu tercepat satu menit 28,852 detik. Catatan waktu ini mengamankan pole position pertamanya di musim ini.

Hasil kualifikasi MotoGP Indonesia menunjukkan bahwa Raul Fernandez meraih posisi pertama dengan waktu satu menit 28,852 detik. Marco Bezzecchi mengikutinya dengan selisih 0,109 detik, diikuti oleh Fabio Di Giannantonio yang mencatatkan waktu 0,196 detik lebih lambat, serta Marc Marquez dengan selisih 0,266 detik. Jorge Martin mengisi posisi kelima dengan selisih 0,300 detik, sementara Fermin Aldeguer, Ai Ogura, Alex Marquez, dan Pedro Acosta melengkapi daftar pembalap yang berhasil masuk ke sepuluh besar dengan selisih waktu yang cukup ketat.

➡️ Baca Juga: BRI Peduli Salurkan 279 Ribu Paket Sembako dan Santunan untuk Ribuan Anak di Indonesia

➡️ Baca Juga: Film Songko: Lebih dari Sekadar Horor, Sebagai Medium Pengangkat Identitas Budaya

Exit mobile version