PSSI Awards 2026: Maarten Paes Sampaikan Pesan Inspiratif Usai Dinobatkan Kiper Terbaik

Jakarta – Penjaga gawang utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, baru saja menerima penghargaan sebagai kiper putra terbaik di ajang bergengsi PSSI Awards 2026. Pemain yang kini berkarir di Ajax Amsterdam ini berhasil meraih penghargaan Kelme Men’s Goalkeeper of The Year, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitasnya di lapangan.

Momen penghargaan itu berlangsung dengan penuh kemeriahan di Studio 6 Emtek, Jakarta, pada malam Sabtu yang lalu. Paes berhasil meraih posisi teratas dalam kategori ini, mengalahkan sejumlah calon kuat lainnya seperti Emil Audero, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Teja Paku Alam.

Setelah menerima trofi, Paes menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang mendalam kepada rekan-rekannya yang berjuang di bawah mistar gawang bersama dirinya.

“Saya sangat bersyukur dan ingin mengucapkan selamat kepada kiper-kiper lain yang telah menunjukkan kerja keras luar biasa tahun ini,” ungkap Paes, seperti yang dilaporkan. Ia juga mengajak semua anggota tim untuk terus berjuang demi bangsa. “Mari kita biarkan Garuda terbang tinggi bersama-sama dengan semangat kebersamaan dan terus berusaha.”

Kemenangan Paes tidak terlepas dari dukungan besar para penggemar sepak bola di tanah air. Proses pemilihan untuk PSSI Awards 2026 dilakukan melalui voting yang berlangsung secara daring dan luring dari bulan Januari hingga Maret. Selama periode tersebut, terdapat sekitar 790.000 suara yang masuk, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

Meskipun meraih penghargaan prestisius ini, Paes tetap menunjukkan sikap rendah hati. Baginya, pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras tim yang solid, bukan hanya usaha individu.

“Ini adalah bukti dari kerja keras saya, tetapi pada akhirnya, ini selalu tentang kerja keras tim. Mari kita jadikan ini sebagai inspirasi untuk meraih lebih banyak trofi sebagai tim,” tambahnya.

Menariknya, Paes menekankan bahwa persaingan yang sehat di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia menjadi kekuatan utama, bukan hanya sekedar ajang untuk menunjukkan ego masing-masing.

“Ini bukan tentang ego. Ini adalah tentang proses tim. Saya senang bisa bekerja bersama Emil, Nadeo, Cahya (Supriadi), dan Ernando. Semua orang yang ada di sekitar kami, dan ini adalah tentang lambang di dada serta Garuda,” pungkas Paes menutup pernyataannya dengan tegas.

➡️ Baca Juga: AFC Mengakui Liga Indonesia Meningkatkan Peringkat Tertinggi Berkat Dampak Persib di Asia

➡️ Baca Juga: Kenapa Karier Sangat Penting di Era Modern

Exit mobile version