Netizen Malaysia Mendorong Boikot Produk Indonesia: Daftar Makanan dan Kecantikan yang Terkait

Belakangan ini, seruan untuk memboikot berbagai produk Indonesia menjadi topik hangat di media sosial Malaysia. Aksi ini muncul seiring dengan ketegangan yang terjadi pasca pertandingan antara Tim Nasional Indonesia dan Malaysia dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 pada 28 September lalu.

Dalam laga yang berlangsung di fase grup tersebut, Indonesia dan Malaysia berakhir imbang dengan skor 0-0. Meskipun pertandingan tidak menghasilkan gol, Indonesia berhasil melaju ke final berkat perhitungan klasemen dan produktivitas gol yang lebih baik.

Sebelumnya, Timnas Indonesia menunjukkan performa mengesankan dengan kemenangan besar 9-2 melawan Bangladesh. Meski Malaysia juga meraih kemenangan, yaitu 6-0 atas Singapura, hasil tersebut membuat Indonesia unggul dalam hal produktivitas gol.

Reaksi dari netizen Malaysia tidak dapat diabaikan. Banyak dari mereka meluapkan pendapat di media sosial, yang kemudian memicu seruan untuk memboikot berbagai merek dan produk asal Indonesia.

Sementara itu, tanggapan dari netizen Indonesia terbilang santai. Banyak pengguna media sosial yang justru membagikan daftar produk Indonesia yang populer di kalangan masyarakat Malaysia, menunjukkan sikap optimis mereka.

Lalu, produk-produk Indonesia apa saja yang menjadi sasaran seruan boikot dari netizen Malaysia? Berikut adalah daftar yang diambil dari berbagai sumber di platform media sosial.

Produk Makanan dan Minuman

Sejumlah merek makanan terkenal seperti Indomie dan Mi Sedap, yang juga diekspor ke Malaysia, menjadi bagian dari daftar boikot. Selain itu, produk seperti santan Kara, permen Kopiko, kopi Kapal Api, serta jajanan coki-coki juga ikut terseret dalam isu ini. Tak ketinggalan, beberapa snack seperti Biskuit Gery, biscuit wafer nabati, dan kecap ABC serta minuman energi Extra Joss juga menjadi sorotan di kalangan netizen Malaysia.

Produk Kecantikan

Di sektor kecantikan, beberapa merek dari perusahaan Paragon, seperti Wardah, Emina, dan Kahf, juga disebut dalam seruan boikot. Selain itu, produk dari Mustika Ratu, Sari Ayu, hingga Make Over turut dicatat dalam daftar tersebut, menunjukkan dampak dari ketegangan antar negara ini.

Restoran

Tidak hanya produk makanan dan kecantikan, restoran juga menjadi bagian dari daftar boikot. Merek kopi Indonesia, Kopi Kenangan, yang beroperasi di Malaysia dengan nama Kenangan Coffee, memiliki sekitar 98 cabang di berbagai wilayah. Dengan 29 cabang di Kuala Lumpur dan 21 cabang lainnya di Johor, serta lokasi-lokasi di Perak, Penang, dan beberapa daerah lain, seruan boikot ini dapat berdampak signifikan terhadap bisnis mereka.

Dengan berbagai produk yang kini menjadi sasaran, seruan boikot ini menggambarkan bagaimana hubungan antar negara dapat dipengaruhi oleh faktor olahraga dan sentimen nasionalisme. Sementara netizen Malaysia menunjukkan reaksi yang kuat, netizen Indonesia tetap optimis dan percaya pada kekuatan produk lokal mereka.

➡️ Baca Juga: Hajime Moriyasu Lebih Memilih Karier di Eropa, Malaysia Kehilangan Peluang Berharga

➡️ Baca Juga: Anatomi Batang Labu: Mengenal Struktur dan Manfaatnya

Exit mobile version