Menaker Yassierli Sampaikan Surat Efisiensi Jilid III dari Kemenkeu di DPR

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menerima surat terkait efisiensi anggaran jilid III dari Kementerian Keuangan. Surat tersebut diterima pada tanggal 1 April 2026 dan mencakup informasi penting mengenai pengelolaan anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yassierli dalam rapat kerja yang diadakan bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis, 9 April 2026.

“Kami ingin memberitahukan bahwa pada 1 April kami menerima surat dari Kementerian Keuangan yang menyatakan adanya efisiensi anggaran yang berasal dari rupiah murni,” ungkap Yassierli dalam sesi rapat tersebut.

Dia menjelaskan bahwa terdapat pergeseran anggaran dari Badan Anggaran Bendahara Umum (BA BUN) Kementerian Keuangan dengan total sebesar Rp181.826.183.000.

Rincian dari angka tersebut meliputi Rincian Output (RO) Khusus yang mencapai Rp122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran oleh Kemenkeu sebesar Rp59.662.235.000.

“Pergeseran anggaran dari BA BUN Kemenkeu ini totalnya mencapai Rp181 miliar, dengan rincian RO khusus sebesar Rp122 miliar dan identifikasi efisiensi anggaran sebesar Rp59 miliar,” jelas Yassierli.

Meski begitu, Yassierli menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai program-program yang akan terkena dampak dari efisiensi jilid III tersebut. Ia menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan masih dalam proses analisis mendalam.

“Kami masih dalam tahap menelaah secara detil item-item yang dapat kami efisiensikan, sehingga saat ini belum bisa kami laporkan. Oleh karena itu, pagu anggaran yang kami sampaikan masih merupakan pagu sebelum efisiensi tahap III dari Kementerian Keuangan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Yassierli juga melaporkan pagu anggaran Kementerian Ketenagakerjaan untuk tahun 2026 yang berjumlah Rp5.999.626.039.000. Dia menyebutkan bahwa realisasi anggaran hingga tanggal 8 April 2026 telah mencapai 31,87 persen.

“Per tanggal 8 April, kami ingin melaporkan bahwa realisasi anggaran kami saat ini rata-rata sudah mencapai 31,87 persen di setiap unit eselon 1. Namun, perlu dicatat bahwa realisasi ini belum mencakup efisiensi jilid III yang baru saja kami terima dari Kementerian Keuangan,” terang Yassierli.

➡️ Baca Juga: Istri Virgoun Dikabarkan Hamil Besar, Mantan Pacar Pernah Diskusikan Kehamilan di Luar Nikah

➡️ Baca Juga: Diversifikasi Saluran Pembayaran untuk Memudahkan Semua Pelanggan Bisnis Anda

Exit mobile version